Selasa, 03 Januari 2012

Bebek untuk Syekh


"Jangan meremehkan suatu kebaikan, karena bisa jadi itu yang akan merubah masa depanmu"
Innaalillahi wa innaa ilaihi raaji'uun! 

Hari ini 3 Januari pukul 8 pagi, telah meninggal salah seorang guru yang mengajar saya sewaktu tsanawiyah di Pon-Pes DDI Mangkoso Barru Sul-Sel. Beliau adalah Drs. H. Abdul Rahman Salika, kepala sekolah tsanawiyah waktu itu. 
Ada moment yang tak terlupakan bersama beliau, waktu itu di sore hari saya hendak ke mesjid untuk menunaikan salat magrib dan menghadiri pengajian.
Di depan rumah beliau saya di panggil, beliau menyuruh saya mengantarkan bebek untuk syekh tenaga pengajar dari arab.
"Tapi saya tidak tau bahasa arab pak?" Alasan saya menolak.
Tapi beliau tetap meminta saya dan berkata bilang saja:
" هذا من عبد الرحمن سليكة ".
Selama diperjalanan menuju kediaman syekh, saya terus mengulang-ulangi kalimat tersebut, takut nanti lupa.
Sesampai di rumah syekh, ternyata banyak guru yang sedang bertamu, takut juga jadinya. Akan tetapi dengan berani saya sampaikan amanah beliau, dan saya keluar dengan perasaan sangat bangga karena sudah bisa berbicara dengan orng arab sekalupun cuma satu kata !
Mungkin pada saat itu Allah melihat perasaan saya yang begitu gembira berbahasa arab, atau berkah dari ketaatan kepada seorang guru, sehingga alhamdulillah sekarang saya sudah 11 tahun di mesir menuntut ilmu, tiap hari bergaul dan berbicara dengan orang arab !
Baarakallahu fi syaikhinaa Abdul Rahman Salika, semoga arwah dan amal ibadahnya di terima oleh Allah !
اللهم اغفر له وارحمه وعافه واعف عنه وأكرم نزله ووسع مدخله واغسله بالماء والثلج والبرد ونقه من الخطايا كما نقيت الثوب الأبيض من الدنس وأبدله دارا خيرا من داره وأهلا خيرا من أهله وزوجا خيرا من زوجه وأدخله الجنة وأعذه من عذاب القبر أو من عذاب النار . آمين!
(Kampus II Putra Pon-Pes DDI AD Mangkoso)

Lihat juga: Sesat karena CINTA
                      Hadits-hadits Cinta
                      Menabur dan menuai

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentar anda adalah pelajaran berharga bagi saya ...