Kamis, 26 November 2020

Syarah Arba'in hadits (15) Abu Hurairah; Sifat orang beriman kepada Allah dan hari akhirat

 بسم الله الرحمن الرحيم

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhirat maka hendaklah ia berkata baik atau diam, barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhirat maka hendaklah ia memuliakan tetangganya, dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhirat maka hendaklah ia memuliakan tamunya”.

Rabu, 25 November 2020

Kitab Ilmu bab 13 dan 14; Pemahaman dalam ilmu

 بسم الله الرحمن الرحيم

A.    Bab 13.

Imam Bukhari -rahimahullah- berkata:

بَابٌ: مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ

“Bab: Barangsiapa yang Allah kehendaki menjadi baik maka Allah faqihkan dia terhadap agama”

Dalam bab ini, imam Bukhari menjelaskan tentang pentingnya pemahaman yang benar dalam agama dengan meriwayatkan hadits Mu’awiyah radhiyallahu ‘anhu. Ia berkata:

Selasa, 24 November 2020

ِSyarah Arba'in hadits (14) Ibnu Mas’ud; Haram darah seorang muslim

 بسم الله الرحمن الرحيم

Dari Ibnu Mas'ud radhiyallahu 'anhu, ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: “Darah seorang muslim tidak halal ditumpahkan selain karena alasan diantara tiga; (1) Orang yang telah menikah berzina, (2) jiwa dibayar dengan jiwa, dan (3) orang yang meninggalkan agamanya memberontak dari jamaah muslimin."

Diriwayatkan oleh Al-Bukhariy dan Muslim.

Jumat, 20 November 2020

Akhlak ulama dan penuntut ilmu

 بسم الله الرحمن الرحيم

Diantara akhlak yang mesti dimiliki seorang ulama dan penuntut ilmu dari beberapa ucapan ulama salaf:

1.      Menuntut ilmu yang bermanfaat.

Abu Ad-Darda` radhiyallaahu 'anhu berkata:

«لَا تَكُونُ عَالِمًا حَتَّى تَكُونَ مُتَعَلِّمًا، وَلَا تَكُونُ بِالْعِلْمِ عَالِمًا حَتَّى تَكُونَ بِهِ عَامِلًا، وَكَفَى بِكَ إِثْمًا أَنْ لَا تَزَالَ مُخَاصِمًا، وَكَفَى بِكَ إِثْمًا أَنْ لَا تَزَالَ مُمَارِيًا، وَكَفَى بِكَ كَاذِبًا أَنْ لَا تَزَالَ مُحَدِّثًا فِي غَيْرِ ذَاتِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ»

"Kamu tidak akan menjadi seorang ulama hingga kamu menjadi sorang penuntut ilmu (lebih dahulu), dan dengan ilmu pun kamu tidak akan menjadi seorang ulama hingga kamu mengamalkannya, kamu dianggap berdosa jika kamu bersikap membantah, kamu dianggap berdosa jika kamu suka berdebat (hanya untuk menang), serta kamu dianggap sebagai pendusta jika kamu bercerita selain Dzat Allah ‘azza wajalla (tidak berdasarkan dalil)". [Sunan Ad-Darimiy: Hasan]

Rabu, 18 November 2020

Kitab Ilmu bab 11 dan 12; Memilih waktu untuk menyampaikan dan menimba ilmu

 بسم الله الرحمن الرحيم

A.    Bab 11.

Imam Bukhari -rahimahullah- berkata:

بَابُ مَا كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَتَخَوَّلُهُمْ بِالْمَوْعِظَةِ وَالعِلْمِ كَيْ لاَ يَنْفِرُوا

“Bab: Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam selalu memberi waktu yang tepat ketika memberi nasehat dan ilmu agar mereka tidak menghindar”

Dalam bab ini, imam Bukhari ingin menjelaskan tentang pentingnya memilih waktu yang tepat untuk menyampaikan ilmu. Beliau meriwayatkan dua hadits dari Abdullah bin Mas’ud dan Anas bin Malik -radhiyallahu ‘anhuma- yang menunjukkan hal ini.

Sabtu, 14 November 2020

Kitab Ilmu bab 10; Berilmu sebelum berucap dan beramal

 بسم الله الرحمن الرحيم

Imam Bukhari -rahimahullah- berkata:

بَابٌ: العِلْمُ قَبْلَ القَوْلِ وَالعَمَلِ

"Bab: Berilmu sebelum berucap dan beramal”

Dalam bab ini, imam Bukhari menjelaskan tentang pentingnya berilmu sebelum berbicara dan beramal. Beliau menyebutkan 5 ayat, 3 hadits, dan 2 atsar secara mu’allaq (tanpa sanad) sebagai argument dalam masalah ini.

Jumat, 13 November 2020

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sebagai suri teladan terbaik

 بسم الله الرحمن الرحيم

Allah subhanahu wata’aalaa berfirman:

{لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا} [الأحزاب: 21]

Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. [Al-Ahzaab:21]

Kamis, 12 November 2020

Adab bertetangga dalam Islam

 بسم الله الرحمن الرحيم

Perintah berbuat baik kepada tetangga

Allah subhanahu wata'aalaa berfirman:

{وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا وَبِذِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ وَالْجَارِ ذِي الْقُرْبَى وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنبِ وَابْنِ السَّبِيلِ وَمَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ مَن كَانَ مُخْتَالًا فَخُورًا} [النساء: 36]

Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, dan teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri. [An-Nisaa': 36]

Rabu, 11 November 2020

Kitab Ilmu bab 9; Bisa jadi orang yang hanya mendapat penyampaian lebih paham dibanding orang yang mendengar langsung

 بسم الله الرحمن الرحيم

Imam Bukhari -rahimahullah- berkata:

بَابُ قَوْلِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «رُبَّ مُبَلَّغٍ أَوْعَى مِنْ سَامِعٍ»

Bab: Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam “Bisa jadi orang yang hanya mendapat penyampaian lebih paham dibanding orang yang mendengar langsung”

Lafadz hadits dalam judul bab ini diambil dari riwayat lain hadits Abu Bakrah radhiyallahu ‘anhu yang diriwayatkan oleh imam Bukhari dalam kitab “Haji” bab “Khutbah di hari Mina”. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

«فَإِنَّ دِمَاءَكُمْ وَأَمْوَالَكُمْ عَلَيْكُمْ حَرَامٌ، كَحُرْمَةِ يَوْمِكُمْ هَذَا، فِي شَهْرِكُمْ هَذَا، فِي بَلَدِكُمْ هَذَا، إِلَى يَوْمِ تَلْقَوْنَ رَبَّكُمْ، أَلَا هَلْ بَلَّغْتُ؟»، قَالُوا: نَعَمْ، قَالَ: «اللَّهُمَّ اشْهَدْ، فَلْيُبَلِّغِ الشَّاهِدُ الغَائِبَ، فَرُبَّ مُبَلَّغٍ أَوْعَى مِنْ سَامِعٍ، فَلَا تَرْجِعُوا بَعْدِي كُفَّارًا، يَضْرِبُ بَعْضُكُمْ رِقَابَ بَعْضٍ»

"Sesungguhnya darah kalian, harta-harta kalian haram atas kalian sebagaimana haramnya hari kalian ini, pada bulan kalian ini dan di negeri kalian ini hingga hari kalian berjumpa dengan Rabb kalian. Bukankah aku telah menyampaikannya?". Mereka menjawab: Ya, sudah". Kemudian beliau melanjutkan, "Ya Allah, saksikanlah. Maka hendaklah yang menyaksikan menyampaikannya kepada yang tidak hadir, karena bisa jadi orang yang disampaikan dapat lebih mengerti daripada orang yang mendengar langsung. Dan janganlah kalian kembali menjadi kafir sepeninggalku, kalian saling memukul tengkuk kalian satu sama lain (saling membunuh)."

Selasa, 10 November 2020

Syarah Arba’in hadits (13) Anas; Mencintai saudara seiman

 بسم الله الرحمن الرحيم

Dari Abu Hamzah Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu -pelayan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam-, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda: “Tidak sempurna keimanan seseorang diantara kalian sampai ia mencintai untuk saudaranya seperti ia mencintai untuk dirinya”.

Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.