بسم
الله الرحمن الرحيم
Abu Ad-Darda' radhiyallahu 'anhu berkata:
خَرَجَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ ﷺ،
وَنَحْنُ نَذْكُرُ الْفَقْرَ وَنَتَخَوَّفُهُ، فَقَالَ: «آلْفَقْرَ تَخَافُونَ؟
وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ، لَتُصَبَّنَّ عَلَيْكُمُ الدُّنْيَا صَبًّا، حَتَّى
لَا يُزِيغَ قَلْبَ أَحَدِكُمْ إِزَاغَةً إِلَّا هِيهْ، وَايْمُ اللَّهِ، لَقَدْ
تَرَكْتُكُمْ عَلَى مِثْلِ الْبَيْضَاءِ، لَيْلُهَا وَنَهَارُهَا سَوَاءٌ» قَالَ
أَبُو الدَّرْدَاءِ: صَدَقَ وَاللَّهِ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ: «تَرَكَنَا وَاللَّهِ
عَلَى مِثْلِ الْبَيْضَاءِ، لَيْلُهَا وَنَهَارُهَا سَوَاءٌ»
"Suatu ketika, Rasulullah ﷺ keluar menemui kami, sementara kami sedang menyebut-nyebut
tentang kefakiran (kemiskinan) dan merasa takut akan hal itu. Maka beliau
bersabda, 'Takutkah kalian kepada kefakiran?! Demi Dzat yang jiwaku berada di
tangan-Nya, sungguh dunia ini akan dicurahkan kepada kalian sedemikian rupa,
hingga tidak ada yang dapat memalingkan hati seseorang dari kalian (dari
kebenaran) selain (godaan) dunia itu sendiri. Dan demi Allah, sungguh aku telah
meninggalkan kalian di atas jalan yang putih (terang benderang), yang malam dan
siangnya sama (jelas).'"