بسم
الله الرحمن الرحيم
Dari Syaddad bin Aus radhiyallahu 'anhu;
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
«إِذَا
كَنَزَ النَّاسُ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ، فَاكْنِزُوا هَؤُلَاءِ الْكَلِمَاتِ:
اللهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الثَّبَاتَ فِي الْأَمْرِ، وَالْعَزِيمَةَ عَلَى
الرُّشْدِ، وَأَسْأَلُكَ شُكْرَ نِعْمَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ حُسْنَ عِبَادَتِكَ،
وَأَسْأَلُكَ قَلْبًا سَلِيمًا، وَأَسْأَلُكَ لِسَانًا صَادِقًا، وَأَسْأَلُكَ
مِنْ خَيْرِ مَا تَعْلَمُ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا تَعْلَمُ،
وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا تَعْلَمُ، إِنَّكَ أَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ»
"Ketika manusia menimbun emas dan perak, maka timbunlah
kalimat-kalimat ini: 'Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu keteguhan
dalam menghadapi segala urusan, dan aku memohon kepada-Mu tekad yang kuat dalam
mengikuti petunjuk (kebenaran). Aku memohon kepada-Mu rasa syukur atas
nikmat-Mu, aku memohon kepada-Mu kebaikan dalam beribadah kepada-Mu, aku
memohon kepada-Mu hati yang selamat, aku memohon kepada-Mu lisan yang jujur,
aku memohon kepada-Mu kebaikan dari apa yang Engkau ketahui, aku berlindung kepada-Mu
dari kejahatan dari apa yang Engkau ketahui, dan aku memohon ampunan-Mu atas
apa yang Engkau ketahui. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui hal-hal yang
gaib'." [Musnad Ahmad: Hasan ligairih]