Rabu, 30 September 2020

Syarah Kitab Tauhid bab (21); Berlebih-lebihan terhadap kuburan orang shalih menjadi penyebab dijadikannya sesembahan selain Allah

بسم الله الرحمن الرحيم

Dalam bab ini, syekh Muhammad bin Abdil Wahhab rahimahullah menyebutkan 2 hadits dan 2 atsar yang menunjukkan bahwa sikap berlebihan terhadap kuburan orang shalih akan menyebabkan penyembahan kepada selain Allah subhanahu wata'aalaa.

Selasa, 29 September 2020

Hadits Taubat Ka’b bin Malik radhiyallahu ‘anhu

بسم الله الرحمن الرحيم

Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim dalam “Ash-Shahih”, Ka'ab bin Malik radhiyallahu 'anhu menceritakan peristiwa tentang dirinya ketika ia tertinggal dari Rasulullah dalam perang Tabuk (pada bulan Rajab tahun 9 hijriyah).' Ka'ab bin Malik berkata:

Senin, 28 September 2020

Kitab Ilmu bab 4 dan 5; Hadits Ibnu Umar "Perumpamaan pohon kurma"

 بسم الله الرحمن الرحيم

A.    Bab keempat.

Imam Bukhari -rahimahullah- berkata:

بَابُ قَوْلِ المُحَدِّثِ: حَدَّثَنَا، وَأَخْبَرَنَا، وَأَنْبَأَنَا

“Ucapan ahli hadits: Telah bercerita kepada kami, telah mengabarkan kepada kami, dan telah menyampaikan kepada kami”

Dalam bab ini, imam Bukhari menjelaskan kedudukan lafadz-lafadz yang dipakai oleh ahli hadits dalam menerima dan menyampaikan hadits. Beliau menyebutkan beberapa contoh lafadz yang digunakan ulama dalam meyampaikan hadits yang menunjukkan bahwa ucapan seorang alih hadits haddatsana”, “akhbarana”, “anba’ana”, dan “sami’tu” semuanya bermakan sama.

Rabu, 16 September 2020

Syarah Kitab tauhid bab (20); Larangan beribadah kepada Allah di sisi kuburan orang shalih

بسم الله الرحمن الرحيم

Dalam bab ini, syekh Muhammad bin Abdil Wahhab rahimahullah menyebutkan 4 hadits yang menunjukkan larangan beribadah di kuburan.

a)       Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha:

أَنَّ أُمَّ سَلَمَةَ ذَكَرَتْ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَنِيسَةً رَأَتْهَا بِأَرْضِ الحَبَشَةِ يُقَالُ لَهَا مَارِيَةُ، فَذَكَرَتْ لَهُ مَا رَأَتْ فِيهَا مِنَ الصُّوَرِ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أُولَئِكَ قَوْمٌ إِذَا مَاتَ فِيهِمُ العَبْدُ الصَّالِحُ، أَوِ الرَّجُلُ الصَّالِحُ، بَنَوْا عَلَى قَبْرِهِ مَسْجِدًا، وَصَوَّرُوا فِيهِ تِلْكَ الصُّوَرَ، أُولَئِكَ شِرَارُ الخَلْقِ عِنْدَ اللَّهِ» [صحيح البخاري ومسلم]

Bahwa Ummu Salamah radhiallahu ‘anha bercerita kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tentang gereja yang ia lihat di negeri Habasyah (Ethiopia), yang dinamai “Mariya”, ia menceritakan apa yang ia lihat di dalamnya terdapat gambar-gambar, maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ”Mereka itu, apabila ada hamba yang shaleh atau orang yang shaleh meninggal, mereka bangun di atas kuburannya sebuah tempat ibadah, dan mereka membuat di dalamnya gambar-gambar tersebut, dan mereka adalah sejelek-jelek makhluk disisi Allah”. [Shahih Bukhari dan Muslim]

Sabtu, 12 September 2020

Kitab Ilmu bab 3; Orang yang mengangkat suaranya ketika menyampaikan ilmu

بسم الله الرحمن الرحيم
Imam Bukhari -rahimahullah- berkata:

" بَابُ مَنْ رَفَعَ صَوْتَهُ بِالعِلْمِ "
Bab: “Orang yang mengangkat suaranya ketika menyampaikan ilmu”
Dalam bab ini Imam Bukhari ingin memberikan pengkhususan dari perintah merendahkan suara dan larangan meninggikannya sebagaimana firman Allah subhanahu wata’aalaa:
{وَاغْضُضْ مِنْ صَوْتِكَ إِنَّ أَنْكَرَ الْأَصْوَاتِ لَصَوْتُ الْحَمِيرِ} [لقمان: 19]
Dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai. [Luqman:19]

Sabtu, 05 September 2020

Kitab Ilmu bab 2; Orang yang ditanya suatu ilmu sedangkan ia sedang sibuk dalam pembicaraannya

بسم الله الرحمن الرحيم
Imam Bukhari -rahimahullah- dalam kitab Ash-Shahihnyaberkata:
بَابُ مَنْ سُئِلَ عِلْمًا وَهُوَ مُشْتَغِلٌ فِي حَدِيثِهِ، فَأَتَمَّ الحَدِيثَ ثُمَّ أَجَابَ السَّائِلَ
Bab: “Orang yang ditanya suatu ilmu sedangkan ia sedang sibuk dalam pembicaraannya, lalu ia menyempurnakannya kemudian menjawab si penanya”
Dalam bab ini, Imam Bukhari menjelaskan adab ulama dan penuntut ilmu. Beliau menyebutkan satu hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu melalui dua jalur sanad, beliau berkata:

Rabu, 02 September 2020

Kitab Ilmu bab 1; Keutamaan ilmu

 
A.    Pembahasan pertama.
Imam Bukhari -rahimahullah- dalam kitab Shahih-nya berkata:
" بَابُ فَضْلِ العِلْمِ "
“Bab: Keutamaan ilmu”
Dalam bab ini, imam Bukhari tidak menyebutkan satupun hadits tentang keutamaan ilmu. Beliau hanya menyebutkan 2 ayat yang mewakili kemuliaan dan keutamaan ilmu.