Sabtu, 01 Desember 2018

Kunci kemenangan dan kebangkitan Islam

بسم الله الرحمن الرحيم


Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma-; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
«إِذَا تَبَايَعْتُمْ بِالْعِينَةِ، وَأَخَذْتُمْ أَذْنَابَ الْبَقَرِ، وَرَضِيتُمْ بِالزَّرْعِ، وَتَرَكْتُمُ الْجِهَادَ، سَلَّطَ اللَّهُ عَلَيْكُمْ ذُلًّا لَا يَنْزِعُهُ حَتَّى تَرْجِعُوا إِلَى دِينِكُمْ» [سنن أبي داود: صححه الألباني]
“Jika kalian berdagang dengan cara Al-'Inah (jual beli riba), sibuk dengan ternak sapi, puas dengan pertanian, hingga kalian meninggalkan jihad, maka Allah akan mendatangkan kepada kalian kehinaan, Allah tidak menghilangkannya sampai kalian kembali kepada agama kalian”. [Sunan Abi Daud: Sahih]

Rabu, 14 November 2018

Apakah para Nabi maksum dari kesalahan kecil?

بسم الله الرحمن الرحيم


Ulama sepakat bahwa para Nabi dan Rasul –‘alaihimushalatu wassalam- maksum (terjaga) dari dosa besar, dosa kecil yang tercela, dan kesalahan dalam menyampaikan risalah dakwah ilahi.
Namun ada perselisihan pada kesalahan kecil yang tidak tercela.

Beberapa dalil untuk pendapat yang mengatakan bahwa Nabi dan Rasul bisa tergelincir dalam kesalahan ringan yang tidak tercela. Diantara dalilnya:

Sabtu, 10 November 2018

Kesungguhan Sahabat Nabi mengamalkan As-Sunnah

بسم الله الرحمن الرحيم


Abdullah bin Umar radiyallahu 'anhuma berkata:
«مَنْ كَانَ مُسْتَنًّا فَلْيَسْتَنَّ بِمَنْ قَدْ مَاتَ، أُولَئِكَ أَصْحَابُ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانُوا خَيْرَ هَذِهِ الْأُمَّةِ، أَبَّرَهَا قُلُوبًا، وَأَعْمَقَهَا عِلْمًا، وَأَقَلَّهَا تَكَلُّفًا، قَوْمٌ اخْتَارَهُمُ اللهُ لِصُحْبَةِ نَبِيِّهِ صلّى الله عليه وسلم وَنَقْلِ دِينِهِ، فَتَشَبَّهُوا بِأَخْلَاقِهِمْ وَطَرَائِقِهِمْ فَهُمْ أَصْحَابُ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، كَانُوا عَلَى الْهُدَى الْمُسْتَقِيمِ» [حلية الأولياء]
Siapa yang mencari tuntunan maka hendaklah ia mengikuti tuntunan mereka yang sudah wafat, mereka itu adalah sahabat Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, mereka adalah generasi tebaik umat ini, hati mereka lebih suci, ilmu mereka lebih dalam, dan tidak suka melampaui batas. Mereka adalah generasi yang Allah pilih untuk menemani nabi-Nya –shallallahu ‘alaihi wasallam- dan menyampaikan agama-Nya, maka hendaklah kalian mencontoh akhlak dan metode mereka (dalam beribadah), mereka adalah sahabat Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, mereka berada di atas petunjuk yang lurus.” [Hilyatul Auliyaa’]

Sahabat Nabi adalah generasi terbaik

Minggu, 04 November 2018

Sifat istri shalihah

بسم الله الرحمن الرحيم


Keutamaan istri shalihah:

1.      Kebaikan setelah takwa

Dari Abu Umamah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
«مَا اسْتَفَادَ الْمُؤْمِنُ بَعْدَ تَقْوَى اللَّهِ خَيْرًا لَهُ مِنْ زَوْجَةٍ صَالِحَةٍ، إِنْ أَمَرَهَا أَطَاعَتْهُ، وَإِنْ نَظَرَ إِلَيْهَا سَرَّتْهُ، وَإِنْ أَقْسَمَ عَلَيْهَا أَبَرَّتْهُ، وَإِنْ غَابَ عَنْهَا نَصَحَتْهُ فِي نَفْسِهَا وَمَالِهِ» [سنن ابن ماجه: حسن]
"Tidak ada yang bermanfaat bagi seorang mukmin setelah takwa kepada Allah lebih baik dari istri solehah; jika ia menyuruhnya maka ia mentaatinya, jika ia melihatnya akan membuatnya bahagia, jika ia bersumpa atas sesuatu maka ia menjalankannya, dan jika ia jauh darinya maka ia menjaga dirinya dan harta suaminya." [Sunan Ibnu Majah: Hadits Hasan]

Jumat, 02 November 2018

Hadits Sa’ad bin Abi Waqqash; Minta perlindungan dari 5 hal setelah shalat

بسم الله الرحمن الرحيم


‘Amr bin Maimun Al-Audiy berkata: Sa’ad bin Abi Waqqash radhiyallahu 'anhu mengajarkan kepada anaknya kalimat do’a ini sebagaimana guru mengaji mengajarkan anak-anak mengaji Al-Qur’an, dan ia berkata:
إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَتَعَوَّذُ مِنْهُنَّ دُبُرَ الصَّلاَةِ: «اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الجُبْنِ، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أُرَدَّ إِلَى أَرْذَلِ العُمُرِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الدُّنْيَا، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ القَبْرِ» [صحيح البخاري]
Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sering meminta perlindungan dari beberapa hal di akhir shalat: "Ya Allah .. sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari sifat penakut, dan aku berlindung kepada-Mu dari dikembalikan kepada umur yang paling lemah (pikun), dan aku berlindung kepada-Mu dari cobaan dunia dan aku berlindung kepada-Mu dari siksaan kubur. [Sahih Bukhari]

Kamis, 01 November 2018

Cela sifat kikir dan penakut

بسم الله الرحمن الرحيم


Beberapa ayat dan hadits yang menunjukkan betapa buruknya sifat kikir dan penakut:

1.      Kikir terhadap diri sendiri.

Allah subhanahu wata’aalaa berfirman:
{إِنَّمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ ۚ وَإِن تُؤْمِنُوا وَتَتَّقُوا يُؤْتِكُمْ أُجُورَكُمْ وَلَا يَسْأَلْكُمْ أَمْوَالَكُمْ (36) إِن يَسْأَلْكُمُوهَا فَيُحْفِكُمْ تَبْخَلُوا وَيُخْرِجْ أَضْغَانَكُمْ (37) هَا أَنتُمْ هَٰؤُلَاءِ تُدْعَوْنَ لِتُنفِقُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَمِنكُم مَّن يَبْخَلُ ۖ وَمَن يَبْخَلْ فَإِنَّمَا يَبْخَلُ عَن نَّفْسِهِ ۚ وَاللَّهُ الْغَنِيُّ وَأَنتُمُ الْفُقَرَاءُ ۚ وَإِن تَتَوَلَّوْا يَسْتَبْدِلْ قَوْمًا غَيْرَكُمْ ثُمَّ لَا يَكُونُوا أَمْثَالَكُم (38)} [محمد : 36-38]
Sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau. Dan jika kamu beriman dan bertakwa, Allah akan memberikan pahala kepadamu dan Dia tidak akan meminta harta-hartamu. Jika Dia meminta harta kepadamu lalu mendesak kamu (supaya memberikan semuanya) niscaya kamu akan kikir dan Dia akan menampakkan kedengkianmu.
Ingatlah, kamu ini orang-orang yang diajak untuk menafkahkan (hartamu) pada jalan Allah. Maka di antara kamu ada yang kikir, dan siapa yang kikir sesungguhnya dia hanyalah kikir terhadap dirinya sendiri. Dan Allah-lah yang Maha Kaya sedangkan kamulah orang-orang yang membutuhkan (kepada-Nya); dan jika kamu berpaling niscaya Dia akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain; dan mereka tidak akan seperti kamu ini. [Muhammad: 38]

Rabu, 31 Oktober 2018

Menghormati orang yang sudah tua

بسم الله الرحمن الرحيم


Masa tua adalah fase terakhir kehidupan manusia

Allah -subhanahu wata'aalaa- berfirman:
{اللَّهُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن ضَعْفٍ ثُمَّ جَعَلَ مِن بَعْدِ ضَعْفٍ قُوَّةً ثُمَّ جَعَلَ مِن بَعْدِ قُوَّةٍ ضَعْفًا وَشَيْبَةً ۚ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ ۖ وَهُوَ الْعَلِيمُ الْقَدِيرُ} [الروم : 54]
Allah, Dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya dan Dialah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa. [Ar-Ruum: 54]

Senin, 15 Oktober 2018

50 Hadits singkat Shahih Bukhari dan faidahnya (13) no.682-735

بسم الله الرحمن الرحيم

Lanjutan kitab tentang Adzan

601. Hadits no.682, Ancaman bagi yang lambat mengisi shaf terdepan:
Dari Abu Sa'id al-Khudriyradhiyallahu ‘anhu- bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melihat pada para sahabatnya keterlambatan (mengisi shaf terdepan), maka beliau bersabda kepada mereka: 'Kalian majulah, dan berimamlah denganku, dan hendaklah orang sesudah kalian berimam kepada kalian. Tidaklah suatu kaum membiasakan diri melambat-lambatkan (mengisi shaf terdepan), sampai Allah juga akan melambatkan mereka masuk ke surga, atau melambatkan mereka untuk bebas dari neraka'." [Shahih Muslim no.662]


Minggu, 12 Agustus 2018

Keistimewaan Sa’ad bin Abi Waqqash

بسم الله الرحمن الرحيم


Sa’ad bin Abi Waqqash Malik bin Uhaib atau Wuhaib bin Abdil Manaf bin Zuhrah bin Kilab Al-Qurasyiy Az-Zuhriy, Abu Ishaq -radhiyallahu 'anhu-.
Ikut perang Badar bersama Nabi –shallallahu ‘alaihi wasallam-, dan peperangan lainnya. Beliau wafat tahun 55 hijriyah.

Diantara keistimewaannya:

Salah satu dari sepuluh sahabat yang dijamin surga.

Senin, 06 Agustus 2018

Hadits Al-Mugirah bin Syu’bah; Dzikir setelah shalat

بسم الله الرحيمن الرحيم


Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim -rahimahumallah- dalam kitab shahih-nya:
عَنْ المُغِيرَة بْنُ شُعْبَةَ: أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ فِي دُبُرِ كُلِّ صَلاَةٍ مَكْتُوبَةٍ: « لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ، لَهُ المُلْكُ، وَلَهُ الحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، اللَّهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الجَدِّ مِنْكَ الجَدُّ »
Dari Al-Mugirah bin Syu’bahradhiyallahu ‘anhu-; Bahwasanya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam membaca pada setiap akhir shalat wajib: “Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya, milik-Nya seluruh kerajaan, dan milik-Nya lah segala pujian, dan Ia maha kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah .. tidak ada yang bisa menghalangi apa yang Engkau berikan, dan tidak ada yang bisa memberi apa yang Engkau halangi, dan tidak ada pemilik kekayaan yang bermanfaat (kecuali amal saleh), karena dari-Mu lah kekayaan itu."

Jumat, 27 Juli 2018

50 Hadits singkat Shahih Bukhari dan faidahnya (12) no.622-681

بسم الله الرحمن الرحيم

Lanjutan kitab tentang Adzan

551. Hadits no.622, Mendapat jaminan dari Allah.
Dari Abu Umamah Al-Bahiliy radhiyallahu ‘anhu-; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tiga golongan, seluruhnya mendapat jaminan dari Allah -'azza wajalla-, yaitu: (1) Orang yang keluar untuk berperang di jalan Allah, maka ia mendapat jaminan dari Allah hingga Allah mematikannya dan memasukkannya ke dalam Surga, atau memberikan kepadanya apa yang ia peroleh berupa pahala atau rampasan perang. (2) Dan seorang laki-laki yang pergi ke masjid, maka ia mendapat jaminan dari Allah hingga Dia mematikannya dan memasukkannya ke dalam surga atau memberikan kepadanya apa yang ia peroleh berupa pahala dan ghanimah (keuntungan), (3) serta seorang laki-laki yang memasuki rumahnya dengan mengucapkan salam maka ia mendapat jaminan dari Allah 'azza wajalla." [Sunan Abi Daud no.2133: Shahih]


Selasa, 24 Juli 2018

Bagaimana memahami makna kata yang gariib (aneh) dalam matan hadits?

بسم الله الرحمن الرحيم


Ketika Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wasallam- menyampaikan hadits terkadang beliau menyamaikannya dengan kalimat yang gariib (aneh) yang jarang dipergunakan oleh orang Arab, atau kata tersebut mengandung makna lebih dari satu (musytarak).

Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wasallam- terkadang sengaja mempergunakan kata yang gariib untuk memancing perhatian sahabatnya, kemudian mereka bertanya dan beliau pun menjelaskannya.

Minggu, 15 Juli 2018

Makna “Dubur Ash-Shalaah” = akhir shalat, dalam beberapa hadits

بسم الله الرحمن الرحيم


Kata دبر bisa dibaca “dubr”, huruf daal-nya di-dhammah, dan huruf baa’-nya di-sukun. Bisa juga dibaca “dubur”, huruf daal dan baa’-nya di-dhammah.

Kata “dubr” atau “dubur” memiliki beberapa makna, diantaranya:
1)      Bermakna punggung.
2)      Pantat.
3)      “Dubur” tiap sesuatu adalah setelahnya atau bagian belakangnya.

Jumat, 13 Juli 2018

Hukum mengucapkan salam di akhir shalat

بسم الله الرحمن الرحيم


Ada dua pendapat ulama tentang hukum mengucapkan salam di akhir shalat; Ada yang menghukuminya wajib dan rukun shalat, dan ada yang menghukuminya sebatas sunnah.

Kamis, 12 Juli 2018

Hadits Hudzaifah; Umar bertanya tentang fitnah yang dahsyat

بسم الله الرحمن الرحيم


Diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhariyrahimahullah- dalam kitab shahih-nya, dari Hudzaifah bin Al-Yamaanradhiyallahu ‘anhuma-:
قَالَ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: مَنْ يَحْفَظُ حَدِيثًا عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الفِتْنَةِ؟ قَالَ حُذَيْفَةُ: أَنَا سَمِعْتُهُ يَقُولُ: «فِتْنَةُ الرَّجُلِ فِي أَهْلِهِ وَمَالِهِ وَجَارِهِ، تُكَفِّرُهَا الصَّلاَةُ وَالصِّيَامُ وَالصَّدَقَةُ»، قَالَ: لَيْسَ أَسْأَلُ عَنْ ذِهِ، إِنَّمَا أَسْأَلُ عَنِ الَّتِي تَمُوجُ كَمَا يَمُوجُ البَحْرُ، قَالَ: وَإِنَّ دُونَ ذَلِكَ بَابًا مُغْلَقًا، قَالَ: فَيُفْتَحُ أَوْ يُكْسَرُ؟ قَالَ: يُكْسَرُ، قَالَ: ذَاكَ أَجْدَرُ أَنْ لاَ يُغْلَقَ إِلَى يَوْمِ القِيَامَةِ، فَقُلْنَا لِمَسْرُوقٍ: سَلْهُ أَكَانَ عُمَرُ يَعْلَمُ مَنِ البَابُ؟ فَسَأَلَهُ فَقَالَ: نَعَمْ، كَمَا يَعْلَمُ أَنَّ دُونَ غَدٍ اللَّيْلَةَ [وفي رواية: فَقَالَ: البَابُ عُمَرُ]
Umar radhiyallahu ‘anhu bertanya: Siapa yang menghafal satu hadits dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang fitnah (cobaan)?
Hudzaifah berkata: Aku mendengar beliau bersabda: “Fitnah (cabaan) seseorang pada keluarganya, harta, dan tetangganya; dihapuskan dosa-dosanya oleh ibadah shalat, puasa, dan sedekah”
Umar berkata: Bukan ini yang aku tanyakan, aku bertanya tentang cobaan yang sangat besar bagaikan ombak di lautan.
Hudzaifah berkata: Sesungguhnya antara engau dan kejadian itu ada pintu yang tertutup.
Umar bertanya: Apakah nanti pintu itu akan terbuka atau rusak?
Hudzaifah menjawab: Akan rusak.
Umar berkata: Itu berarti tidak akan tertutup lagi sampai hari kiamat.
Perawi (Abu Wail) berkata: Maka kami meminta kepada Masruuq: Tanyakan kepada Hudzaifah, apakah Umar tahu siapa sebenarnya yang dimaksud dengan pintu itu?
Maka Masruq menanyakannya, dan Hudzaifah menjawab: Iya, Umar tahu sebagaimana ia tahu bahwa sebelum esok ada malam.

Dalam riwayat lain, Hudzaifah berkata: Pintu itu adalah Umar.

Senin, 09 Juli 2018

Tambahan lafadz “wabarakatuh” ketika salam di akhir shalat

بسم الله الرحمن الرحيم


Al-Hafidz Ibnu Hajar (w.852H) –rahimahullah- dalam “Bulugul Maram” (hal.273) kibat tentang shalat, menyebutkan hadits dari Wail bin Hujrradhiyallahu ‘anhu-, ia berkata:
صَلَّيْتُ مَعَ النَّبِيِّ - صلى الله عليه وسلم - فَكَانَ يُسَلِّمُ عَنْ يَمِينِهِ: «السَّلَام عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ»، وَعَنْ شِمَالِهِ: «السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ»
Aku pernah shalat bersama Nabi –shallallahu ‘alaihi wasallam-, dan beliau memberi salam ke sebelah kananya dengan mengucapkan: “Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakaatuh”, dan ke sebelah kirinya dengan mengucapkan: “Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakaatuh”.
Al-Hafidz Ibnu Hajar mengatakan: “Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Daud dengan sanad yang shahih”.

Berbeda dengan apa yang ditetapkan oleh Al-Hafidz Ibnu Hajar dalam kitabnya “At-Talkhiish Al-Habiir” (1/488), bglo;beliau menghukumi sanad hadits ini lemah karena terputus, beliau mengatakan: “Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Daud dan Ath-Thabaraniy, dari hadits Abdul Jabbar bin Wail dari bapaknya (Wail bin Hujr), akan tetapi Abdul Jabbaar tidak pernah menerima hadits (secara langsung) dari bapaknya”.

Rabu, 06 Juni 2018

Menjadi insan yang bersyukur di bulan Ramadhan

بسم الله الرحمن الرحيم


Allah subhanahu wa ta'aalaa berfirman:
{شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ وَمَنْ كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ} [البقرة: 185]
Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur. [Al-Baqarah:185]

Kita bersyukur dengan datangnya bulan Ramadhan, bulan penuh berkah dan kebaikan, bulan diturunkannya Al-Qur’an yang mulia sebagai petunjuk, bulan berpuasa yang memiliki banyak keutamaan, Allah memberikan keringanan dalam menjalankannya, dan masih banyak lagi nikmat-nikmat Allah yang mesti kita syukuri dengan hadirnya bulan Ramadhan.

Minggu, 03 Juni 2018

Malam "Lailatul Qadr"

بسم الله الرحمن الرحيم


Allah subhanahu wata’aalaa berfirman:
{إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ (1) وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ (2) لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ (3) تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ (4) سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ} [القدر: 1 - 5]
Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada malam kemuliaan (lailatul qadr). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar. [Al-Qadr: 1-5]

Kenapa dinamai “lailatul qadr”?

Sabtu, 26 Mei 2018

Kisah, Semua malaikat berdo'a kecuali Jibril

بسم الله الرحمن الرحيم


Waktu awal tinggal di Mesir, saya serumah dengan seorang senior yang banyak akrab dengan masyaikh Mesir dan murid-muridnya.

Suatu hari beberapa syekh beserta muridnya bertamu di rumah kami, dan kami menjamu mereka dengan hidangan makan menu Indonesia.

Setelah makan, seorang syekh bercerita bahwa dikisahkan ada seorang syekh yang diberi jamuan makan, dan setelah selesai ia berdo’a untuk tuan rumah dengan berkata:

أَفْطَرَ عِنْدَكُمُ الصَّائِمُونَ، وَأَكَلَ طَعَامَكُمُ الْأَبْرَارُ، وَصَلَّتْ عَلَيْكُمُ الْمَلَائِكَةُ، إلا جبريل عليه السلام

"Semoga yang makan di tempat kalian seperti orang yang berbuka puasa (engkau mendapatkan pahala puasa mereka), dan semoga yang memakan makanan kalian adalah orang-orang baik, dan para malaikat berselawat (berdo'a) untuk kalian, kecuali Jibril –‘alaihissalam-“.

Mendengar do’a tersebut, tuan rumah kaget campur heran, dan bertanya: "Ada apa gerangan sehingga Jibril –‘alaihissalam- tidak ikut berdo’a untuk tuan rumah bersama dengan malaikat lainnya?"

Sabtu, 19 Mei 2018

Ramadhan bulan penuh berkah

بسم الله الرحمن الرحيم


Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
«أَتَاكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌ مُبَارَكٌ فَرَضَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ، تُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ السَّمَاءِ، وَتُغْلَقُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَحِيمِ، وَتُغَلُّ فِيهِ مَرَدَةُ الشَّيَاطِينِ، لِلَّهِ فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ، مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ» [سنن النسائي: صحيح]
“Telah datang kepada kalian bulan Ramadhan, bulan penuh berkah (mubarak), Allah 'azza wajalla mewajibkan atas kalian untuk berpuasa pada bulan itu, dibuka pintu-pintu langit, ditutup pintu-pintu neraka, dan setan yang jahat dibelenggu. Pada bulan itu Allah memiliki satu malam yang lebih baik d ari seribu bulan, barangsiapa yang terhalang dari kebaikannya berarti ia telah terhalang dari segala kebaikan”. [Sunan An-Nasa'i: Sahih]

Rabu, 16 Mei 2018

Marhaban ya Ramadhan!

بسم الله الرحمن الرحيم


Bulan Ramadhan adalah karunia dan rahmat yang Allah berikan kepada umat Islam

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
«أَتَاكُمْ رَمَضَانُ شَهْرٌ مُبَارَكٌ فَرَضَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَيْكُمْ صِيَامَهُ، تُفْتَحُ فِيهِ أَبْوَابُ السَّمَاءِ، وَتُغْلَقُ فِيهِ أَبْوَابُ الْجَحِيمِ، وَتُغَلُّ فِيهِ مَرَدَةُ الشَّيَاطِينِ، لِلَّهِ فِيهِ لَيْلَةٌ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ، مَنْ حُرِمَ خَيْرَهَا فَقَدْ حُرِمَ» [سنن النسائي: صحيح]
“Telah datang kepada kalian bulan Ramadan, bulan penuh berkah (mubarak), Allah 'azza wajalla mewajibkan atas kalian puasa Ramadha, pada bulan itu dibuka pintu-pintu langit, ditutup pintu-pintu neraka, dan setan yang jahat dibelenggu. Pada bulan itu Allah memiliki satu malam yang lebih baik dari seribu bulan, barangsiapa yang terhalang dari kebaikannya berarti ia telah terhalang dari kebaikan”. [Sunan An-Nasa'i: Sahih]

Minggu, 13 Mei 2018

Nasehat pernikahan



Penikahan adalah ibadah dan tuntunan para Rasul.

Allah subhanahu wata’aalaa berfirman:
{فَانْكِحُوا مَا طَابَ لَكُمْ مِنَ النِّسَاءِ مَثْنَى وَثُلَاثَ وَرُبَاعَ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلَّا تَعْدِلُوا فَوَاحِدَةً} [النساء: 3]
Maka kawinilah wanita-wanita yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja. [An-Nisaa':3]

Sabtu, 05 Mei 2018

50 Hadits singkat Shahih Bukhari dan faidahnya (11) no.571-621

بسم الله الرحمن الرحيم

Lanjutan kitab tentang Adzan

501. Hadits no.571, Perintah Rasulullah -shallallahu'alaihiwasallam- kapada Bilal untuk mengumandangkan adzan menunjukkan bahwa adzan untuk shalat berjama'ah hukumnya fardhu kifayah, cukup satu adzan untuk satu wilayah yang mampu mendengarkannya.


Jumat, 20 April 2018

Keistimewaan Umar bin Khathab

بسم الله الرحمن الرحيم


Umar bin Khathab bin Nufail Al-Qurasyiy Al-‘Adawiy, Abu Hafsh Al-Faaruuq Amiirul Mu’miniin. Khalifah kedua setelah Abu Bakr Ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhuma.
Beliau wafat tahun 23 hijriyah di Madinah.

Diantara keistimewaannya:

Rasulullah mendo’akannya agar memeluk Islam

Sabtu, 31 Maret 2018

Menjaga kesucian bulan-bulan Haram

بسم الله الرحمن الرحيم
Allah subhanahu wata'ala berfirman:
{إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ} [التوبة: 36]
"Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu mendzalimi diri kamu dalam bulan yang empat itu". [At-Taubah:36]
4 bulan haram

Minggu, 25 Maret 2018

Hadits Ummu Salamah; Berpakaian di dunia tapi telanjang di akhirat


بسم الله الرحمن الرحيم


Imam Bukhari –rahimahullah- meriwayatkan dalam kitab Shahih-nya:

عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ، قَالَتْ: اسْتَيْقَظَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ لَيْلَةٍ فَقَالَ: «سُبْحَانَ اللَّهِ، مَاذَا أُنْزِلَ اللَّيْلَةَ مِنَ الفِتَنِ، وَمَاذَا فُتِحَ مِنَ الخَزَائِنِ، أَيْقِظُوا صَوَاحِبَاتِ الحُجَرِ، فَرُبَّ كَاسِيَةٍ فِي الدُّنْيَا عَارِيَةٍ فِي الآخِرَةِ»

Dari Ummi Salamah –radhiyallahu ‘anha-, ia berkata: Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam terbangun pada suatu malam, kemudian bersabda: “Maha Suci Allah, fitnah (cobaan) apa yang diturunkan pada malam ini, dan apa yang dibuka dari dua perbendaharaan (kekayaan Romawi dan Persia)? Bangunkanlah wanita-wanita yang tertidur dalam kamar (istri-istri Nabi), karena berapa banyak orang yang berpakaian di dunia tapi telanjang di akhirat”

Penjelasan singkat hadits ini:

Selasa, 13 Februari 2018

50 Hadits singkat Shahih Bukhari dan faidahnya (10) no.516-570

بسم الله الرحمن الرحيم

Lanjutan kitab: Waktu-Waktu Shalat

451. Hadits no.516, Umar bin Abdul ‘Aziz –rahimahullah- mengakhirkan shalat dzuhur di akhir waktunya karena mengikuti kebiasaan pemimpin-pemimpin sebelumnya, kemudian akhirnya sampai kepada beliau sunnah mendirikan shalat dzuhur di awal waktu.
Atau beliau mengakhirkan shalat Dzuhur karena ada udzur.
Imam An-Nawawiy –rahimahullah- mengatakan: Dzahir hadits ini menguatkan kemungkinan pertama, karena kejadian ini ketika Umar sebagai pejabat di Madinah bukan ketika sebagai khalifah, karena Anas bin Malik –radhiyallahu ‘anhu- wafat sebelum Umar menjadi Khalifah. (Syarh Shahih Muslim karya An-Nawawiy 5/124)


Selasa, 23 Januari 2018

Nasehat Ibrahim bin Adham; Sepuluh penyebab hati mati

بسم الله الرحمن الرحيم


Suatu hari Ibrahim bin Adhamrahimahullah- melewati pasar Basrah, lalu orang-orang mendatanginya dan mereka bertanya: Wahai Abu Ishaq, Sesungguhnya Allah -subhanahu wata'aalaa- berfirman:
{ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ} [غافر: 60]
"Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu". [Gaafir:60]
Dan kami sudah berdo'a beberapa lama tapi tidak dikabulkan untuk kami?
Maka Ibrahim -rahimahullah- berkata: