Minggu, 29 Januari 2012

Hakikat sejarah Nabi

بسم الله الرحمن الرحيم


Kesalahan sebagian orang karena menganggap bahwa sejarah Nabi hanya sebatas dongeng yang mengisahkan perjalanan hidup Rasulullah shallallahu 'alahi wa sallam dari lahir sampai akhir hayatnya. Hanya disampaikan beberapa saat dalam sebuah ceramah atau seminar pada hari-hari Islam yang "diada-adakan", setelah itu para pendengar balik ke rumah masing-masing dengan rasa haru dan kagum.

Sesungguhnya sejarah Nabi lebih dalam dan luas dari sebatas kisah. Sejarah Nabi mencakup segala aspek kehidupan yang dijalani oleh Rasulullah shallallahu 'alahi wa sallam secara detail.

Oleh karena itu, di saat kita mempelajari ilmu aqidah, berarti kita sedang mendalami sejarah Nabi, mengkaji bagaimana aqidah yang sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alahi wa sallam emban, jangan sampai akidah yang kita yakini saat ini tidak sesuai lagi dengan apa yang diyakini oleh Rasulullah.
{وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رَسُولٍ إِلَّا نُوحِي إِلَيْهِ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدُونِ} [الأنبياء: 25]
Dan kami tidak mengutus seorang rasulpun sebelum kamu melainkan kami wahyukan kepadanya: "Bahwasanya tidak ada Tuhan (yang hak) melainkan Aku, maka sembahlah olehmu sekalian akan Aku". [Al-Anbiyaa':25]

Ketika membaca dan mengkaji Al-Qur'an, berarti kita sedang membaca dan mengkaji sejarah Nabi, karena Aisyah radiyallahu 'anha ketika ditanya tentang akhlak Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, Aisyah menjawab :
كَانَ خُلُقُهُ الْقُرْآنَ [مسند أحمد: صحيح]
"Akhlak Rasulullah adalah kandungan Al-Qur'an". [Musnad Ahmad: Sahih]

Ketika kita belajar dan membaca hadits-hadits Rasulullah berarti kita mempelajari sejarah Nabi, mengkaji perkataan, perbuatan, sifat, penampilan, perintah dan larangannya, dan semua yang bekaitan dengan sosok mulia Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.

Oleh sebab itu, Imam Bukhari (256H) rahimahullah menamai bukunya yang lebih dikenal dengan "Sahih Bukhari" dengan judul:
الجامع المسند الصحيح المختصر من أمور رسول الله صلى الله عليه وسلم وسننه وأيامه
"Kumpulan hadits sahih secara ringkas dari ajaran Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, sunnah dan kesehariannya"

Sahih Bukhari telah disepakati ummat sebagai buku paling sahih dan kuat keotentikannya setelah Al-Qur'an, di dalamnya tercantum hadits-hadist yang membahas tentang islam secara keseluruhan, mulai dari aqidah, ibadah, mu'amalah, ahklah, cara makan dan minum, pembahasan tafsir, dan sejarah secara khusus.

Ketika kita belajar fiqhi, berati kita mengkaji sejarah Nabi, mencari tahu bagaimana ibadah dan mu'amalah yang dipraktekkan oleh Rasulullah shallallahu 'alahi wa sallam untuk kita contoh.

Dari Malik bin Huwairits radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
صَلُّوا كَمَا رَأَيْتُمُونِي أُصَلِّي [صحيح البخاري]
"Salatlah kalian seperti kalian melihatku salat". [Sahih Bukhari]

Dari Jabir radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
«لِتَأْخُذُوا مَنَاسِكَكُمْ، فَإِنِّي لَا أَدْرِي لَعَلِّي لَا أَحُجُّ بَعْدَ حَجَّتِي هَذِهِ» [صحيح مسلم]
"Ambilah dariku tata cara manasih haji kalian, karena sesungguhnya aku tidak tau; mungkin aku tidak bisa haji lagi setelah hajiku ini". [Sahih Muslim]

Dari Aisyah radhiyallahu 'anha, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
«مَنْ عَمِلَ عَمَلًا لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ» [صحيح مسلم]
"Barangsiapa yang melakukan suatu amalan yang tidak sesuai dengan ajaranku, maka amalan itu ditolak". [Sahih Muslim]

Kesimpulan:

Ajaran Islam secara keseluruhan adalah gambaran sejarah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, yang harus dicerminkan oleh setiap umat Islam dalam kesehariannya. Bahkan ulama salaf mengatakan: "Jika kamu bisa tidak menggaruk kepala kecuali ada contoh dari Rasulullah, maka lakukanlah!"
{لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا } [الأحزاب: 21]
Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. [Al-Ahzaab:21]

Wallahu a'lam !

اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا عَمِلْتُ ، وَشَرِّ مَا لَمْ أَعْمَلْ
"Ya Allah .. Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang aku perbuat, dan kejahatan yang belum aku perbuat". [Sahih Muslim]

Lihat juga: Doa-doa Nabi  
                     Salawat Nabi
                    Keutamaan bersalawat
                    Buku Sejarah Nabi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentar anda adalah pelajaran berharga bagi saya ...