بسم
الله الرحمن الرحيم
Alhamdulillah, telah
selesai melaksanakan safari Ramadhan 1447H/2026M di kota Makassar, Gowa,
Tinambung dan Majene.
Berikut jadwal dan judul
ceramah selama Ramadhan:
بسم
الله الرحمن الرحيم
Alhamdulillah, telah
selesai melaksanakan safari Ramadhan 1447H/2026M di kota Makassar, Gowa,
Tinambung dan Majene.
Berikut jadwal dan judul
ceramah selama Ramadhan:
بسم
الله الرحمن الرحيم
Alhamdulillah, telah selesai mengisi program Ramadhan "Petunjuk kenabian seputar amalan hati",
Radio An-Nashihah 88,2 FM Sakinah
bersama Sunnah.
Berikut judul hadits seputar
amalan hati:
بسم
الله الرحمن الرحيم
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu; Rasulullah shallallahu
'alaihi wasallam bersabda:
«لَا يَجْتَمِعُ الشُّحُّ
وَالْإِيمَانُ فِي قَلْبِ عَبْدٍ أَبَدًا» [سنن النسائي: صحيح]
"Tidak akan berkumpul sikap kikir dan keimanan dalam hati seorang
hamba selamanya." [Sunan An-Nasa’i: Shahih]
بسم
الله الرحمن الرحيم
Dari Hudzaifah radhiyallahu 'anhu; Rasulullah shallallahu
'alaihi wasallam bersabda:
«تُعْرَضُ
الْفِتَنُ عَلَى الْقُلُوبِ كَالْحَصِيرِ عُودًا عُودًا، فَأَيُّ قَلْبٍ
أُشْرِبَهَا، نُكِتَ فِيهِ نُكْتَةٌ سَوْدَاءُ، وَأَيُّ قَلْبٍ أَنْكَرَهَا،
نُكِتَ فِيهِ نُكْتَةٌ بَيْضَاءُ، حَتَّى تَصِيرَ عَلَى قَلْبَيْنِ، عَلَى
أَبْيَضَ مِثْلِ الصَّفَا فَلَا تَضُرُّهُ فِتْنَةٌ مَا دَامَتِ السَّمَاوَاتُ
وَالْأَرْضُ، وَالْآخَرُ أَسْوَدُ مُرْبَادًّا كَالْكُوزِ مُجَخِّيًا لَا يَعْرِفُ
مَعْرُوفًا، وَلَا يُنْكِرُ مُنْكَرًا، إِلَّا مَا أُشْرِبَ مِنْ هَوَاهُ» [صحيح مسلم]
"Fitnah akan dipaparkan pada hati manusia bagai tikar
yang dipaparkan perutas (secara tegak menyilang antara satu sama lain). Manapun
hati yang dihinggapi oleh fitnah, niscaya akan terlekat padanya bintik-bintik
hitam. Begitu juga mana pun hati yang tidak dihinggapinya, maka akan terlekat
padanya bintik-bintik putih sehingga hati tersebut terbagi dua: sebagian
menjadi putih bagaikan batu licin yang tidak lagi terkena bahaya fitnah, selama
langit dan bumi masih ada. Sedangkan sebagian yang lain menjadi hitam
keabu-abuan seperti cangkir yang terbalik, tidak menyuruh kebaikan dan tidak
pula melarang kemungkaran kecuali sesuatu yang diserap oleh hawa
nafsunya." [Shahih Muslim]
بسم
الله الرحمن الرحيم
Dari Syaddad bin Aus radhiyallahu 'anhu;
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
«إِذَا
كَنَزَ النَّاسُ الذَّهَبَ وَالْفِضَّةَ، فَاكْنِزُوا هَؤُلَاءِ الْكَلِمَاتِ:
اللهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الثَّبَاتَ فِي الْأَمْرِ، وَالْعَزِيمَةَ عَلَى
الرُّشْدِ، وَأَسْأَلُكَ شُكْرَ نِعْمَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ حُسْنَ عِبَادَتِكَ،
وَأَسْأَلُكَ قَلْبًا سَلِيمًا، وَأَسْأَلُكَ لِسَانًا صَادِقًا، وَأَسْأَلُكَ
مِنْ خَيْرِ مَا تَعْلَمُ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا تَعْلَمُ،
وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا تَعْلَمُ، إِنَّكَ أَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ»
"Ketika manusia menimbun emas dan perak, maka timbunlah
kalimat-kalimat ini: 'Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu keteguhan
dalam menghadapi segala urusan, dan aku memohon kepada-Mu tekad yang kuat dalam
mengikuti petunjuk (kebenaran). Aku memohon kepada-Mu rasa syukur atas
nikmat-Mu, aku memohon kepada-Mu kebaikan dalam beribadah kepada-Mu, aku
memohon kepada-Mu hati yang selamat, aku memohon kepada-Mu lisan yang jujur,
aku memohon kepada-Mu kebaikan dari apa yang Engkau ketahui, aku berlindung kepada-Mu
dari kejahatan dari apa yang Engkau ketahui, dan aku memohon ampunan-Mu atas
apa yang Engkau ketahui. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui hal-hal yang
gaib'." [Musnad Ahmad: Hasan ligairih]
بسم
الله الرحمن الرحيم
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu;
Rasulullah ﷺ bersabda: Allah ta'aalaa
berfirman (hadits qudsi):
«أَنَا
عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي» [صحيح البخاري ومسلم]
"Aku sesuai prasangka hamba-Ku terhadap-Ku".
[Shahih Bukhari dan Muslim]
بسم
الله الرحمن الرحيم
Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata:
أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ بَعَثَ رَجُلًا
عَلَى سَرِيَّةٍ، وَكَانَ يَقْرَأُ لِأَصْحَابِهِ فِي صَلَاتِهِ فَيَخْتِمُ بِـ {قُلْ
هُوَ اللهُ أَحَدٌ}، فَلَمَّا رَجَعُوا ذَكَرُوا ذَلِكَ لِلنَّبِيِّ ﷺ فَقَالَ: «سَلُوهُ
لِأَيِّ شَيْءٍ يَصْنَعُ ذَلِكَ؟» فَسَأَلُوهُ فَقَالَ: لِأَنَّهَا صِفَةُ
الرَّحْمَنِ، وَأَنَا أُحِبُّ أَنْ أَقْرَأَ بِهَا، فَقَالَ النَّبِيُّ ﷺ: «أَخْبِرُوهُ
أَنَّ اللهَ يُحِبُّهُ»
Nabi ﷺ mengutus seseorang dalam misi
perang, dan orang tersebut selalu membaca surah dalam shalatnya ketika
mengimami sahabatnya kemudian mengakhirinya dengan surah “Al-Ikhlash”. Maka
ketika mereka kembali, mereka menceritakan hal itu kepada Nabi ﷺ. Maka beliau bersabda: “Tanyakan kepadanya, karena alasan apa
ia melakukan hal itu?” Kemudian mereka menanyakannya, maka ia menjawab: “Karena
surah tersebut adalah sifat Ar-Rahman (Allah) dan aku suka membacanya”. Maka
Rasulullah ﷺ bersabda: “Sampaikan kepadanya
bahwasanya Allah telah mencintainya”. [Shahih Bukhari dan Muslim]
بسم
الله الرحمن الرحيم
Zayd bin Arqam radhiyallahu ‘anhu berkata: Doa yang sering dibaca oleh Nabi shallallahu
'alaihi wasallam:
«اللهم!
إني أعُوذ بكَ مِن العَجز والكَسل، والجُبن والبُخل، والهرم وعذاب القبر، اللهم!
آتِ نفسي تقواها، وزكّها أنت خيرُ مَن زكّاها، أنتَ وليّها ومَولاها، اللهم! إني
أعُوذ بك مِن علمٍ لا يَنفع، ومِن قلبٍ لا يَخشع، ومِن نفسٍ لا تَشبع، ومِن دعوةٍ
لا يُستجَاب لها»
"Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari
kelemahan, rasa malas, sifat pengecut, sifat kikir, pikun (uzur karena tua),
dan dari siksa kubur. Ya Allah, berikanlah ketakwaan kepada jiwaku, dan
sucikanlah ia, karena Engkaulah sebaik-baik Yang mensucikannya. Engkau adalah
Pelindung dan Penguasanya. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari
ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyuk, dari nafsu yang tidak
pernah puas, dan dari doa yang tidak dikabulkan." [Shahih Muslim]
بسم
الله الرحمن الرحيم
Dari Abdullah bin Amr radhiyallahu 'anhuma;
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
«إِنَّ
الْإِيمَانَ لَيَخْلَقُ فِي جَوْفِ أَحَدِكُمْ كَمَا يَخْلَقُ الثَّوْبُ
الْخَلِقُ، فَاسْأَلُوا اللَّهَ أَنْ يُجَدِّدَ الْإِيمَانَ فِي قُلُوبِكُمْ»
"Sesungguhnya iman itu akan usang di dalam hati salah
seorang dari kalian, sebagaimana usangnya pakaian. Maka mohonlah kepada Allah
agar memperbarui iman di dalam hati kalian." [Al-Mustadrak karya Al-Hakim:
Dishahihkan oleh syekh Albaniy]
بسم
الله الرحمن الرحيم
Abu Barzah Al-Aslamiy -radhiyallahu 'anhu- berkata, Rasulullah shallallahu
'alaihi wasallam bersabda:
«يَا مَعْشَرَ مَنْ آمَنَ بِلِسَانِهِ وَلَمْ
يَدْخُلْ الْإِيمَانُ قَلْبَهُ، لَا تَغْتَابُوا الْمُسْلِمِينَ، وَلَا
تَتَّبِعُوا عَوْرَاتِهِمْ، فَإِنَّهُ مَنْ اتَّبَعَ عَوْرَاتِهِمْ يَتَّبِعُ
اللَّهُ عَوْرَتَهُ، وَمَنْ يَتَّبِعْ اللَّهُ عَوْرَتَهُ يَفْضَحْهُ فِي بَيْتِهِ»
"Wahai orang-orang yang beriman dengan lisannya namun
keimanannya belum masuk ke dalam hatinya, janganlah kalian mengumpat seorang
muslim dan jangan pula mencari-cari kesalahannya. Sebab siapa saja yang
mencari-cari kesalahan mereka, maka Allah akan mencari-cari kesalahannya. Maka
siapa saja yang Allah telah mencari-cari kesalahannya, Allah akan menampakkan
kesalahannya meskipun ia ada di dalam rumahnya." [Sunan Abi Daud: Hasan]
بسم
الله الرحمن الرحيم
Dari Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu ‘anhu;
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
«مَا قَالَ عَبْدٌ قَطُّ إِذَا أَصَابَهُ هَمٌّ وَحَزَنٌ: اللهُمَّ إِنِّي عَبْدُكَ، وَابْنُ عَبْدِكَ، ابْنُ أَمَتِكَ، نَاصِيَتِي بِيَدِكَ، مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ، عَدْلٌ فِيَّ قَضَاؤُكَ، أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ، سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ، أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِي كِتَابِكَ، أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ، أَوِ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِي عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ، أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيعَ قَلْبِي، وَنُورَ صَدْرِي، وَجِلَاءَ حُزْنِي، وَذَهَابَ هَمِّي، إِلَّا أَذْهَبَ اللهُ هَمَّهُ، وَأَبْدَلَهُ مَكَانَ حُزْنِهِ فَرَحًا»، قَالُوا: يَا رَسُولَ اللهِ يَنْبَغِي لَنَا أَنْ نَتَعَلَّمَ هَؤُلَاءِ الْكَلِمَاتِ؟ قَالَ: «أَجَلْ، يَنْبَغِي لِمَنْ سَمِعَهُنَّ أَنْ يَتَعَلَّمَهُنَّ»
Tidak seorang hambapun yang membaca do'a ini ketika susah
atau sedih: “Ya Allah .. sesungguhnya aku ini adalah hamba-Mu, anak hamba
laki-laki Mu, dan anak hamba perempuan Mu. Ubun-ubunku di tangan-Mu, telah
ditetapkan hukum-Mu padaku, maha adil ketetapan-Mu padaku, aku meminta
kepada-Mu dengan semua nama untuk-Mu, Engkau beri nama diri-Mu sendiri, atau
Engkau turunkan dalam kitab-Mu, atau Engkau ajarkan pada seseorang dari
makluk-Mu, atau Engkau simpan dalam ilmu gaib-Mu, agar Engkau menjadikan
Al-Qur'an sebagai penyejuk hatiku, cahaya pandanganku, pelipur kesedihanku, dan
penghilang kesusahanku”, Kecuali Allah akan menghilangkan kesusahannya dan
menggantikan kesedihannya dengan kebahagiaan. Sahabat bertanya: Ya Rasulullah
.. seharusnya kami mempelajari do'a ini! Rasulullah bersabda: Tentu, orang yang
mendengar do'a ini seharusnya mempelajarinya. [Musnad Ahmad: Dishahihkan oleh
syekh Albaniy]
بسم
الله الرحمن الرحيم
Jubair bin Muth'im bin 'Adiy radhiyallahu ‘anhu berkata:
«سَمِعْتُ النَّبِيَّ ﷺ يَقْرَأُ فِي
الْمَغْرِبِ بِالطُّورِ، وَذَلِكَ أوَّلَُ مَا وَقَرَ الْإِيمَانُ فِي قَلْبِي»
"Aku mendengar Nabi ﷺ membaca (surah) Ath-Thur pada salat Magrib, dan itulah awal
mula keimanan tertanam dalam hatiku." [Shahih Bukhari]
بسم
الله الرحمن الرحيم
Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma berkata:
أَنَّ رَسُولَ
اللهِ ﷺ كَانَ يَدْعُو: «رَبِّ أَعِنِّي وَلا تُعِنْ عَلَيَّ، وَانْصُرْنِي وَلا
تَنْصُرْ عَلَيَّ، وَامْكُرْ لِي وَلا تَمْكُرْ عَلَيَّ، وَاهْدِنِي وَيَسِّرِ
الْهُدَى إِلَيَّ، وَانْصُرْنِي عَلَى مَنْ بَغَى عَلَيَّ، رَبِّ اجْعَلْنِي لَكَ
شَكَّارًا، لَكَ ذَكَّارًا، لَكَ رَهَّابًا، لَكَ مِطْوَاعًا، إِلَيْكَ مُخْبِتًا،
لَكَ أَوَّاهًا مُنِيبًا، رَبِّ تَقَبَّلْ تَوْبَتِي، وَاغْسِلْ حَوْبَتِي،
وَأَجِبْ دَعْوَتِي، وَثَبِّتْ حُجَّتِي، وَاهْدِ قَلْبِي وَسَدِّدْ لِسَانِي،
وَاسْلُلْ سَخِيمَةَ قَلْبِي»
Ya Rasulullah ﷺ biasa berdoa: "Ya Rabb, bantulah aku dan jangan Engkau
bantu orang lain untuk mencelakaiku. Tolonglah aku dan jangan Engkau tolong
musuhku atas diriku. Berilah aku strategi (dalam menghadapi musuh) dan jangan
Engkau strategi (orang lain) untuk mencelakaiku. Berilah aku petunjuk dan
mudahkanlah petunjuk itu untukku. Tolonglah aku menghadapi orang yang berbuat
zalim kepadaku. Ya Rabb, jadikanlah aku hamba yang banyak bersyukur kepada-Mu,
banyak mengingat-Mu, banyak takut kepada-Mu, banyak taat kepada-Mu, yang tunduk
(khusyuk) kepada-Mu, yang banyak merendahkan diri (berdoa) dan kembali
(bertaubat) kepada-Mu. Ya Rabb, terimalah taubatku, bersihkanlah dosaku,
kabulkanlah doaku, teguhkanlah hujjahku (argumentasiku), berilah petunjuk
hatiku, luruskanlah lisanku, dan cabutlah kedengkian dari hatiku." [Musnad
Ahmad: Shahih]
بسم
الله الرحمن الرحيم
Abdullah bin 'Amru radhiyallahu 'anhuma berkata:
قِيلَ لِرَسُولِ
اللَّهِ ﷺ: أَيُّ النَّاسِ أَفْضَلُ؟ قَالَ: «كُلُّ مَخْمُومِ الْقَلْبِ، صَدُوقِ
اللِّسَانِ»، قَالُوا: صَدُوقُ اللِّسَانِ، نَعْرِفُهُ، فَمَا مَخْمُومُ
الْقَلْبِ؟ قَالَ: «هُوَ التَّقِيُّ النَّقِيُّ، لَا إِثْمَ فِيهِ، وَلَا بَغْيَ،
وَلَا غِلَّ، وَلَا حَسَدَ»
Rasulullah ﷺ
ditanya, "Siapakah manusia yang paling utama?" Beliau menjawab,
"Setiap orang yang bersih hatinya dan jujur lisannya." Mereka
bertanya, "(Orang yang) jujur lisannya kami mengetahuinya, lalu apa yang
dimaksud dengan bersih hati?" Beliau menjawab, "Yaitu orang yang
bertakwa, bersih, tidak ada dosa padanya, tidak (suka) melampaui batas, tidak
(memiliki) dendam, dan tidak (hasad) iri hati." [Sunan Ibnu Majah: Shahih]
Surah Al-Fatihah adalah surah yang pertama dalam urutan mushaf, terdiri
dari 7 ayat, dan termasuk surah Makkiyah.
Arti nama surah Al-Fatihah dan nama-nama
lainnya:
1. Surah ini dinamai surah "Al-Fatihah" (pembuka) karena bacaan
shalat diawali dengan surah ini dan mushhaf Al-Qur'an diawali dengan surah ini.
بسم
الله الرحمن الرحيم
Dari Abdullah bin Abi Aufa radhiyallahu ‘anhuma:
أَنَّ رَسُولَ
اللهِ ﷺ كَانَ يَدْعُو فَيَقُولُ: «اللهُمَّ طَهِّرْنِي بِالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ
وَالْمَاءِ الْبَارِدِ، اللهُمَّ طَهِّرْ قَلْبِي مِنَ الْخَطَايَا كَمَا
طَهَّرْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَبَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ
ذُنُوبِي كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ، اللهُمَّ إِنِّي
أَعُوذُ بِكَ مِنْ قَلْبٍ لَا يَخْشَعُ، وَمِنْ نَفْسٍ لَا تَشْبَعُ، وَدُعَاءٍ
لَا يُسْمَعُ، وَعِلْمٍ لَا يَنْفَعُ، اللهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ
هَؤُلَاءِ الْأَرْبَعِ، اللهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِيشَةً تَقِيَّةً، وَمِيتَةً
سَوِيَّةً، وَمَرَدًّا غَيْرَ مُخْزٍ»
Rasulullah ﷺ
berdoa: "Ya Allah, sucikanlah aku dengan salju, air hujan yang dingin, dan
air yang sejuk. Ya Allah, bersihkanlah hatiku dari kesalahan-kesalahan
sebagaimana Engkau bersihkan baju putih dari kotoran. Jauhkanlah antara aku dan
dosa-dosaku sebagaimana Engkau jauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, aku
berlindung kepada-Mu dari hati yang tidak khusyuk, jiwa yang tidak pernah puas,
doa yang tidak didengar, dan ilmu yang tidak bermanfaat. Ya Allah, aku
berlindung kepada-Mu dari keempat hal tersebut. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu
kehidupan yang bertakwa, kematian yang baik, dan tempat kembali yang tidak
menghinakan." [Musnad Ahmad: Shahih ligairih]
بسم
الله الرحمن الرحيم
Sering kali kita mendengar keluhan orang tua tentang
anak-anak mereka. Ada yang merasa kewalahan karena anaknya sulit diatur, mudah
marah, tidak sopan, atau bahkan lebih parah lagi, mulai menunjukkan
ketidakpedulian terhadap agama. Kita mungkin bertanya-tanya, di mana letak
kesalahan kita?
بسم
الله الرحمن الرحيم
Abu Ad-Darda' radhiyallahu 'anhu berkata:
خَرَجَ عَلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ ﷺ،
وَنَحْنُ نَذْكُرُ الْفَقْرَ وَنَتَخَوَّفُهُ، فَقَالَ: «آلْفَقْرَ تَخَافُونَ؟
وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ، لَتُصَبَّنَّ عَلَيْكُمُ الدُّنْيَا صَبًّا، حَتَّى
لَا يُزِيغَ قَلْبَ أَحَدِكُمْ إِزَاغَةً إِلَّا هِيهْ، وَايْمُ اللَّهِ، لَقَدْ
تَرَكْتُكُمْ عَلَى مِثْلِ الْبَيْضَاءِ، لَيْلُهَا وَنَهَارُهَا سَوَاءٌ» قَالَ
أَبُو الدَّرْدَاءِ: صَدَقَ وَاللَّهِ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ: «تَرَكَنَا وَاللَّهِ
عَلَى مِثْلِ الْبَيْضَاءِ، لَيْلُهَا وَنَهَارُهَا سَوَاءٌ»
"Suatu ketika, Rasulullah ﷺ keluar menemui kami, sementara kami sedang menyebut-nyebut
tentang kefakiran (kemiskinan) dan merasa takut akan hal itu. Maka beliau
bersabda, 'Takutkah kalian kepada kefakiran?! Demi Dzat yang jiwaku berada di
tangan-Nya, sungguh dunia ini akan dicurahkan kepada kalian sedemikian rupa,
hingga tidak ada yang dapat memalingkan hati seseorang dari kalian (dari
kebenaran) selain (godaan) dunia itu sendiri. Dan demi Allah, sungguh aku telah
meninggalkan kalian di atas jalan yang putih (terang benderang), yang malam dan
siangnya sama (jelas).'"
بسم
الله الرحمن الرحيم
A.
Pemuda Hari Ini...
Generasi yang super produktif, tapi sering kehilangan
fokus.
Mudah semangat, tapi juga mudah burnout (lemah/futur).
Ramadhan datang sebagai "Reset Button" (awal
baru/pemulihan) tahunan.
بسم
الله الرحمن الرحيم
Anas bin Malik radhiallahu'anhu berkata:
أَنَّ
النَّبِيَّ ﷺ دَخَلَ عَلَى شَابٍّ وَهُوَ فِي الْمَوْتِ، فَقَالَ: «كَيْفَ
تَجِدُكَ؟» قَالَ: وَاللهِ يَا رَسُولَ اللهِ إِنِّي أَرْجُو اللهَ، وَإِنِّي
أَخَافُ ذُنُوبِي! فَقَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: «لَا يَجْتَمِعَانِ فِي قَلْبِ عَبْدٍ
فِي مِثْلِ هَذَا الْمَوْطِنِ إِلَّا أَعْطَاهُ اللهُ مَا يَرْجُو وَآمَنَهُ
مِمَّا يَخَافُ»
Nabi ﷺ
pernah menjenguk seorang pemuda yang sedang dalam keadaan sakaratul maut.
Beliau bertanya, "Bagaimana engkau rasakan?" Pemuda itu menjawab,
"Demi Allah, wahai Rasulullah, aku berharap kepada Allah dan aku takut
akan dosa-dosaku." Maka Rasulullah ﷺ bersabda, "Tidaklah kedua perasaan ini (harap dan takut)
berkumpul dalam hati seorang hamba di saat seperti ini, melainkan Allah akan
memberikan apa yang ia harapkan dan menjaganya dari apa yang ia takutkan."
[Sunan Tirmidziy: Hasan]
Ayat kelima belas
{إِنَّمَا يُؤْمِنُ بِآيَاتِنَا الَّذِينَ إِذَا
ذُكِّرُوا بِهَا خَرُّوا سُجَّدًا وَسَبَّحُوا بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَهُمْ لَا
يَسْتَكْبِرُونَ ۩}
Sesungguhnya orang yang
benar-benar percaya kepada ayat-ayat Kami adalah mereka yang apabila
diperingatkan dengan ayat-ayat itu mereka segera bersujud seraya bertasbih dan
memuji Rabbnya, dan lagi pula mereka tidaklah sombong.
بسم الله الرحمن الرحيم
Dari Abu 'Inabah Al-Khaulaniy radhiyallahu 'anhu; Rasulullah shallallahu 'alaihi
wasallam bersabda:
«إِنَّ لِلَّهِ آنِيَةً مِنْ أَهْلِ الْأَرْضِ, وَآنِيَةُ رَبِّكُمْ قُلُوبُ عِبَادِهِ الصَّالِحِينَ، وَأَحَبُّهَا إِلَيْهِ أَلْيَنُهَا وَأَرَقُّهَا»
"Sesungguhnya Allah memiliki bejana-bejana di muka bumi, dan bejana
Tuhan kalian adalah hati hamba-hamba-Nya yang saleh. Dan yang paling
Dicintai-Nya di antara bejana-bejana itu adalah yang paling lembut dan paling
halus." [Musnad Asy-Syamiyyin: Hasan ligairih]
Surah "Al-Qadr" adalah surah yang ke 97 dalam Al-Qur'an, termasuk surah
Makkiyah terdiri dari 5 ayat.
Dinamai surah Al-Qadr karena menceritakan tentang keutamaan malam “lailatul
qadr”.
Lihat: Malam "Lailatul Qadr"
بسم
الله الرحمن الرحيم
An-Nawwas bin Sam'an Al-Kilabiy radhiyallahu 'anhu berkata,
Aku mendengar Rasulullah ﷺ
bersabda:
«مَا مِنْ قَلْبٍ إِلَّا
بَيْنَ إِصْبَعَيْنِ مِنْ أَصَابِعِ الرَّحْمَنِ، إِنْ شَاءَ أَقَامَهُ، وَإِنْ
شَاءَ أَزَاغَهُ» وَكانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ يَقُولُ: «يَا مُثبِّتَ الْقُلُوبِ،
ثبِّتْ قُلُوبَنَا عَلَى دِينِكَ» [سنن ابن ماجه: صحيح]
'Tidak ada satu hati pun melainkan berada di antara dua jari dari
jari-jari Ar-Rahman. Jika Dia menghendaki, Dia meluruskannya, dan jika Dia
menghendaki, Dia menyesatkannya.'" Dan Rasulullah ﷺ biasa berdoa, "Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati,
tetapkanlah hati kami di atas agama-Mu." [Sunan Ibnu Majah: Shahih]
Surah As-Sajdah adalah surah yang ke-32 dalam Al-Qur'an, termasuk surah
Makkiyah dan terdiri dari 30 ayat.
بسم
الله الرحمن الرحيم
Aqidah seseorang tidak diterima kecuali sejalan
dengan aqidah salaf
Allah subhanahu wa ta'aalaa berfirman:
{فَإِنْ آمَنُوا بِمِثْلِ
مَا آمَنْتُمْ بِهِ فَقَدِ اهْتَدَوْا وَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنَّمَا هُمْ فِي
شِقَاقٍ فَسَيَكْفِيكَهُمُ اللَّهُ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ} [البقرة: 137]
Maka jika mereka beriman seperti apa yang kamu (Rasulullah
dan sahabatnya) telah beriman kepadanya, sungguh mereka telah mendapat
petunjuk; dan jika mereka berpaling, sesungguhnya mereka berada dalam
permusuhan (dengan kamu). Maka Allah akan memelihara kamu dari mereka. dan
Dia-lah yang Maha mendengar lagi Maha Mengetahui. [Al-Baqarah:137]
بسم
الله الرحمن الرحيم
Setiap tahun kita kedatangan tamu agung, yaitu bulan
Ramadhan. Ia datang bagaikan hembusan angin segar di tengah teriknya hawa nafsu
dunia. Ia hadir membawa jutaan rahmat, maghfirah, dan janji pembebasan dari api
neraka. Namun, pernahkah kita merenungkan lebih dalam, apa sebenarnya makna
kehadiran Ramadhan dalam kehidupan kita?
بسم
الله الرحمن الرحيم
Pembuka: Maksud dan Tujuan.
· Salam dan Ayat Pembuka: Ramadhan adalah madrasah bagi orang
beriman. Allah subhanahu wa ta’aalaa berfirman:
{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ
آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ
قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ} [البقرة: 183]
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa
sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. [Al-Baqarah:183]
بسم
الله الرحمن الرحيم
Pembuka
a.
Salam &
Ucapan Syukur:
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Segala puji bagi Allah subhanahuwata'aalaa,
Rabb Yang menurunkan Al-Qur’an sebagai petunjuk, cahaya, dan rahmat bagi
seluruh alam. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ, sang penerima dan penyampai wahyu, beserta keluarga dan
seluruh sahabatnya.
بسم
الله الرحمن الرحيم
Surah “Al-Qari’ah” adalah surah yang ke-101 dalam
Al-Qur'an, merupakan surah Makkiyah.
Berbicara tentang hari kebangkitan dan timbangan amal
yang menentukan baik buruknya kehidupan seseorang di akhirat.
بسم الله الرحمن الرحيم
Nama Allah Al-Malik, Al-Maliik, dan Al-Maalik
Allah subhanahu wata’aalaa berfirman:
{مَلِكِ النَّاسِ} [الناس : 2]
Raja manusia. [An-Naas: 2]
{فَتَعَالَى اللَّهُ
الْمَلِكُ الْحَقُّ} [طه
: 114]
Maka Maha Tinggi Allah Raja Yang sebenar-benarnya. [Thaha: 114]
بسم
الله الرحمن الرحيم
Bagian 1: Pendahuluan
A. Latar Belakang
· Kondisi umat Islam kontemporer: antara tantangan dan peluang
· Kebutuhan mendesak untuk mengembalikan keshalihan sebagai fondasi
kehidupan
· Keshalihan sebagai solusi multidimensi bagi problematika umat.
Allah subhanahu wata’aalaa berfirman:
{وَلَقَدْ كَتَبْنَا فِي
الزَّبُورِ مِن بَعْدِ الذِّكْرِ أَنَّ الْأَرْضَ يَرِثُهَا عِبَادِيَ
الصَّالِحُونَ} [الأنبياء
: 105]
Dan sungguh telah Kami tulis didalam Zabur sesudah (Kami
tulis dalam) Lauh Mahfuzh, bahwasanya bumi ini dipusakai hamba-hamba-Ku yang
saleh. [Al-Anbiyaa
': 105]