Rabu, 01 Juli 2015

Pintu Surga

بسم الله الرحمن الرحيم



Beberapa ayat dan hadits yang membahas tentang pintu surga:

Surga memiliki beberapa pintu

Allah subhanahu wa ta’aalaa berfirman:

{هَذَا ذِكْرٌ وَإِنَّ لِلْمُتَّقِينَ لَحُسْنَ مَآبٍ (49) جَنَّاتِ عَدْنٍ مُفَتَّحَةً لَهُمُ الْأَبْوَابُ} [ص: 49، 50]

Dan sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa benar-benar (disediakan) tempat kembali yang baik, (yaitu) syurga 'Adn yang pintu-pintunya terbuka bagi mereka. [Shaad: 49-50]

Penjelasan singkat kitab Ash-Shaum dari Sahih Bukhari; Bab (2) Keutamaan puasa


Pembahasan pertama:

Bab kedua kitab Ash-Shaum dari Sahih Bukhariy adalah: Bab keutamaan puasa.

Dalam bab ini Imam Bukhari rahimahullah meriwayatkan satu hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘ahu.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Puasa itu adalah pelindung, maka janganlah berkata buruk dan berkelakuan bodoh (saat berpuasa). Dan jika seseorang mengajaknya berkelahi atau menghinanya maka hendakalah ia mengatakan: “Sesungguhnya saya sedang puasa” dua kali.
Dan demi (Allah) Yang jiwaku di tangan-Nya, bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah ta’aalaa dari bau parfum “misk”.
(Allah berfirman): Ia meninggalkan makan, minum, dan syahwatnya demi Aku. Ibadah puasa adalah untuk-Ku, dan Aku yang memberi balasannya, dan satu kebaikan dilipat-gandakan sepuluh kali sepertinya.

Penjelasan singkat hadits di atas:

Abu Hurairah dan keistimewaannya

بسم الله الرحمن الرحيم


Biografi singkat sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dan beberapa keistimewaannya:

Jumat, 26 Juni 2015

Penjelasan singkat kitab Ash-Shaum dari Sahih Bukhari; Bab (1) Kewajiban puasa Ramadhan



Assalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Segala puji bagi Allah atas segala limpahan karuniah-Nya kapada kita semua, serta shalawat dan salam untuk Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Insyaallah dengan pertolongan Allah subhanahu wa ta’aalaa kajian Ramadhan kali ini kita akan membahas penjelasan singkat kitab Ash-Shaum dari Sahih Al-Bukhariy.

Semoga Allah Yang Maha Pemurah menerima segala amal kebaikan yang kita lakukan, Amiin!

Senin, 25 Mei 2015

Aisyah binti Abi Bakr dan keistimewaannya

بسم الله الرحمن الرحيم


Pemaparan singkat tentang biografi Ummul mu’minin Aisyah radhiyallahu ‘anha dan beberapa keistimewaannya:

Nama:

Aisyah binti Abi Bakr Abdullah bin Utsman Al-Qurasyiyah.

Sabtu, 23 Mei 2015

Anjuran adzan selain untuk shalat

بسم الله الرحمن الرحيم


Assalamu 'alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh!

Ada beberapa waktu dan kondisi dimana beberapa ulama menganjurkan untuk adzan, diantaranya:

1.      Adzan ditelinga bayi yang baru lahir.

Ada beberapa hadits yang diriwayatkan dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam masalah ini, akan tetapi semuanya lemah bahkan ada yang sangat lemah.

Selasa, 19 Mei 2015

Takhriij hadits; Takbir ketika ada kebakaran

 بسم الله الرحمن الرحيم


Diriwayatkan dari beberapa sahabat, diantaranya: Abdullah bin ‘Amr, Ibnu Umar, Abu Hurairah, Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhum, dan Ali bin Al-Husain Zainal Abidin rahimahullah.

Buku tentang Aisyah radhiyallahu ‘anha

بسم الله الرحمن الرحيم


Beberapa buku tentang Aisyah binti Abi Bakr radhiyallahu anhuma, berbahasa Arab dalam bentuk pdf yang bisa didownload:

Senin, 18 Mei 2015

Pembahasan derajat rawiy yang didiamkan oleh ulama Jarh wa Ta’diil

بسم الله الرحمن الرحيم

Assalamu'alaikum wa rahmatullahi wabarakaatuh!

Ketika Imam Al-Bukahriy, Ibnu Abi Hatim, atau ulama Jarh wa Ta’dil lainnya rahimahumullah menyebutkan biografi seorang rawi hadits namun mereka tidak menyebutkan pujian (ta'diil) atau celaan (jarh) padanya, bagaimana derajat hadits yang mereka riwayatkan?

Apakah mereka dihukumi tsiqah, karena seandainya mereka punya cacat maka para ulama tidak mungkin mendiamkannya!?

Atau mereka masuk kategori majhuul (tidak diketahui), karena tidak didapati satupun pujian atau celaan padanya!?

Ulama berselisih pendapat dalam masalah ini, dan kesimpulan yang mereka pegangi menjadi salah satu sebab perselisihan mereka dalam men-shahih-kan atau me-lemah-kan suatu hadits.

Berikut beberapa pendapat ulama dan referensi yang membahas masalah ini:

Selasa, 12 Mei 2015

Takhrij hadits; Kumandangkan adzan ketika melihat jin

بسم الله الرحمن الرحيم


Hadits ini diriwayatkan dari beberapa sahabat, seperti Jabir bin Abdillah, Sa’ad bin Abi Waqqash, Abu Sa'id Al-Khudriy, Ibnu Umar, dan Abu Hurairah radhiyallahu 'anhum.