Minggu, 29 April 2012

Doa makan 2


"Do'a makan yang masyhur tapi haditsnya sangat lemah"

Ibnu ‘Adiy meriwayatkan dalam kitabnya “Al-Kaamil” 6/206 :
حدثنا عمر ثنا هشام بن عمار ثنا محمد بن عيسى بن سميع ثنا محمد بن أبي الزعيزعة حدثني عمرو بن شعيب عن أبيه عن جده
Abdullah bin ‘Amru radiyallahu ‘anhuma berkata: Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam ketika disuguhi makanan membaca do’a ...
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيمَا رَزَقْتَنَا، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ، بِسْمِ اللهِ
“Ya Allah .. berilah berkah untuk kami pada apa yang engkau anugrahkan kepada kami, dan lindungilah kami dari siksaan api neraka. (Aku makan) dengan menyebut nama Allah!”
Dan jika selesai makan membaca ...
اَلْحَمْدُ للهِ الَّذِيْ مَنَّ عَلَيْنَا فَهَدَانَا ، وَالْحَمْدُ للهِ الََّذِيْ أَطْعَمَنَا وَسَقَانَا فَأَرْوَانَا وَكُلّ الْإِحْسَانِ آتَانَا
“Segala puji bagi Allah yang telah memberi nikmat kepada kami kemudian memberi hidayah kepada kami, dan segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum kemudian memberi kami kepuasan, dan atas segala kebaikan yang diberikan kepada kami”.

Hadits ini sangat lemah menurut Abi Hatim dalam kitab “Ilal hadits” karya Ibnu Abi Hatim no.1516, karena pada sanadnya ada rawi yang bernama Muhammad bin Abi Az-Zu’aizi’ah; hadits-hadits yang ia riwayatkan sangat lemah (mungkarul-hadits jiddan). [1]

Kamis, 26 April 2012

"Asmaa-ul husna"


Semua nama Allah adalah husna yang berarti puncak dari segala keindahan, keelokan dan keagungan, Allah subhanahu wata'ala berfirman:
{وَلِلَّهِ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَى} [الأعراف: 180]
"Hanya milik Allah asmaa-ul husna".
Selain karena nama-nama tersebut mengandung sifat-sifat yang sempurna bagi Allah yang tiada celanya sedikitpun, juga dikarenakan nama-nama tersebut sangat indah didengar dan punya pengaruh yang kuat bagi perasaan.

Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
إِنَّ لِلَّهِ تِسْعَةً وَتِسْعِينَ اسْمًا مِائَةً إِلَّا وَاحِدًا، مَنْ أَحْصَاهَا دَخَلَ الجَنَّةَ [صحيح البخاري ومسلم]
"Sesungguhnya Allah memiliki sembilan puluh sembilan nama, seratus kurang satu, barangsiapa yang menguasainya (memahami maknanya dan mengamalkan kewajiban-kewajiban yang dikandungnya), ia akan masuk surga".
          Hadits ini menunjukkan bahwa orang yang menguasai 99 nama Allah akan mendapatkan surga. Hadits ini tidak menunjukkan bahwa nama Allah hanya sebatas itu, akan tetapi Allah memiliki banyak nama baik yang disebutkan dalam Al-Qur'an dan Hadits, atau yang dirahasiakan oleh Allah subhanahu wata'ala.

Berikut nama-nama Allah yang disebutkan dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah yang sahih:

Minggu, 01 April 2012

Kehidupan dunia


Kesenangan yang memperdayakan.
{وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ} [آل عمران: 185]
Dan kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. [Ali Imran:185]
{اعْلَمُوا أَنَّمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَزِينَةٌ وَتَفَاخُرٌ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌ فِي الْأَمْوَالِ وَالْأَوْلَادِ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْجَبَ الْكُفَّارَ نَبَاتُهُ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَاهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَكُونُ حُطَامًا وَفِي الْآخِرَةِ عَذَابٌ شَدِيدٌ وَمَغْفِرَةٌ مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانٌ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ} [الحديد: 20]
Ketahuilah, bahwa Sesungguhnya kehidupan dunia Ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; Kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning Kemudian menjadi hancur. dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. dan kehidupan dunia Ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. [Al-Hadiid:20]

Minggu, 25 Maret 2012

Doa makan

بسم الله الرحمن الرحيم


Berdo'a ketika takut lapar

{وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ رَبِّ اجْعَلْ هَذَا بَلَدًا آمِنًا وَارْزُقْ أَهْلَهُ مِنَ الثَّمَرَاتِ مَنْ آمَنَ مِنْهُمْ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ قَالَ وَمَنْ كَفَرَ فَأُمَتِّعُهُ قَلِيلًا ثُمَّ أَضْطَرُّهُ إِلَى عَذَابِ النَّارِ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ} [البقرة: 126]
Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berdoa: "Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini, negeri yang aman sentosa, dan berikanlah rezki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman diantara mereka kepada Allah dan hari kemudian. Allah berfirman: "Dan kepada orang yang kafirpun Aku beri kesenangan sementara, kemudian Aku paksa ia menjalani siksa neraka dan Itulah seburuk-buruk tempat kembali". [Al-Baqarah:126]
{قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا أَنْزِلْ عَلَيْنَا مَائِدَةً مِنَ السَّمَاءِ تَكُونُ لَنَا عِيدًا لِأَوَّلِنَا وَآخِرِنَا وَآيَةً مِنْكَ وَارْزُقْنَا وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ} [المائدة: 114]
Isa putera Maryam berdoa: "Ya Tuhan kami turunkanlah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau; beri rzekilah kami, dan Engkaulah pemberi rezki yang paling Utama". [Al-Maaidah:114]

Dari Abu Dzar radhiyallahu 'anhu; Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda dalam sebuah hadits Qudsi: Allah berkata:
يَا عِبَادِي كُلُّكُمْ جَائِعٌ، إِلَّا مَنْ أَطْعَمْتُهُ، فَاسْتَطْعِمُونِي أُطْعِمْكُمْ [صحيح مسلم]
"Wahai hamba-hambaKu, kalian semua kelaparan kecuali yang aku beri makan, maka minta makanlah kepadaKu maka akan Aku memberimu makan." [Sahih Muslim]

Kamis, 22 Maret 2012

Do'a bepergian (musafir)


Allah subhanahu wata'ala berfirman:
{وَجَعَلَ لَكُمْ مِنَ الْفُلْكِ وَالْأَنْعَامِ مَا تَرْكَبُونَ (12) لِتَسْتَوُوا عَلَى ظُهُورِهِ ثُمَّ تَذْكُرُوا نِعْمَةَ رَبِّكُمْ إِذَا اسْتَوَيْتُمْ عَلَيْهِ وَتَقُولُوا سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ (13) وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ} [الزخرف: 12 - 14]
Dan (Allah) menjadikan untukmu kapal dan binatang ternak yang kamu tunggangi. Supaya kamu duduk di atas punggungnya Kemudian kamu ingat nikmat Tuhanmu apabila kamu Telah duduk di atasnya; dan supaya kamu mengucapkan: "Maha Suci Tuhan yang Telah menundukkan semua Ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, Dan Sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami". [Az-Zukhruf: 12-14]

{وَقَالَ ارْكَبُوا فِيهَا بِسْمِ اللَّهِ مَجْرَاهَا وَمُرْسَاهَا إِنَّ رَبِّي لَغَفُورٌ رَحِيمٌ} [هود: 41]
Dan Nuh berkata: "Naiklah kamu sekalian ke dalamnya (perahu) dengan menyebut nama Allah di waktu berlayar dan berlabuhnya." Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [Huud:41]

Dari Ibnu Umar; Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam jika sudah duduk di atas ontanya ketika hendak bepergian (jauh), ia bertakbir 3x kemudian membaca:
سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا، وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ، وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ، اللهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِي سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى، وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى، اللهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا، وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ، اللهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ، وَالْخَلِيفَةُ فِي الْأَهْلِ، اللهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ، وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ، وَسُوءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَالْأَهْلِ
"Maha Suci Tuhan yang telah menundukkan semua Ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, Dan Sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami. Ya Allah .. sesungguhnya kami meminta kepada-Mu dalam perjalanan kami ini kebaikan dan ketakwaan, dan amalan yang Engkau ridhai. Ya Allah .. mudahkanlah bagi kami perjalanan kami ini, dan jadikanlah jauhnya terasa dekat. Ya Allah .. Engkaulah Yang Menemani dalam setiap perjalanan dan Khalifah (Yang menjaga dan mengurus) keluarga (yang ditinggal). Ya Allah .. aku berlindung kepada-Mu dari sulitnya perjalanan, penampilan yang buruk, dan keburukan di saat kembali pada harta dan keluarga."

Dan jika Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam kembali dari perjalanan, beliau juga membaca do'a yang sama dan ditambah:
آيِبُونَ تَائِبُونَ عَابِدُونَ لِرَبِّنَا حَامِدُونَ
"Kami sudah kembali dari perjalanan dengan selamat, bertaubat kepada Allah dari segala maksiat, beribadah hanya kepada Tuhan kami dengan memuji-Nya". [Sahih Muslim]

Waktu Ber-Shalawat



بسم الله الرحمن الرحيم


Allah dan para malaikat bershalawat kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan orang beriman diperintahkan untuk bershalawat kepadanya. Allah subhanahu wa ta’aalaa berfirman:
{إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا} [الأحزاب: 56]
Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. [Al-Ahzaab:56]

Puasa yang dilarang


Ada beberapa jenis puasa yang terlarang untuk dilakukan, diantaranya:

1. Puasa di hari Idul fitri dan idul adhah.
عن أبي سعيد الخدري - رضي الله عنه - (( أن رسول الله - صلى الله عليه وسلم - نهى عن صيام يومين: يوم الفطر و يوم النحر )) متفق عليه.
Dari Abu Sa'id Al-Khudri radiyallahu 'anhu beliau berkata: Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam melarang puasa di dua hari raya: idul fitri dan idul adhah. [Sahih Bukhari dan Muslim]

2. Puasa di 3 hari tasyrii' (11, 12 dan 13 dzul hijjah).
عن نبيشة الهذلي - رضي الله عنه - قال: قال رسول الله - صلى الله عليه وسلم - : (( أيام التشريق أيام أكل وشرب وذكر الله - عز وجل - )) رواه مسلم.
Dari Nubaisya Al-Hudzaly radiyallahu 'anhu, Rasulullah sallallahu 'alaihi wasallam bersabda: Hari tasyri' adalah hari makan-makan dan minum, dan dzikir kepada Allah 'azza wajalla. [Sahih Muslim]

Rabu, 21 Maret 2012

Al-Wasathiyah dalam Al-Qur'an


Halaqah I

Makna Al-Wasathiyah menurut bahasa :

Al-Wasathiyah berasal dari kata (وسط) yang memiliki beberapa arti yang saling mendekati. Kata (وسط) bisa dibaca dengan dua bentuk :
Yang pertama: " وسْط " huruf sin-nya di sukun, sebagai kata tempat yang berarti " antara " .
Yang kedua: " وسَط " huruf sin-nya di fathah, memiliki beberapa arti diantaranya :

1.      Nama di antara dua ujung sesuatu (pertengahan sesuatu) .
2.      Bermakna sifat yang artinya " terbaik " .
3.      Berarti " adil " atau " keadilan "  .
4.      Berarti " antara yang baik dan yang buruk " .
Dalam bentuk apa pun kata وسط dipergunakan maknanya tidak akan keluar dari arti keadilan, kemuliaan, kebaikan, pertengahan, antara, dan sederhana.

Penggunaan Al-Wasathiyah dalam Al-Qur'an dan Hadits

Mau Kawin Lagi


"Cita-cita yang mulia, mudah diucapkan, sulit diamalkan"

Perkawinan kedua hukumnya sama dengan perkawinan pertama, sunnah dan bisa jadi wajib, makruh, atau haram tergantung akibat yang ditimbulkan dari perkawinan tersebut .
Apabila sudah memenuhi syarat, hukumnya sunnah dan bisa saja wajib bila ada hal yang mendesak seperti jika istri pertama tidak bisa memenuhi kebutuhan jasmani suaminya hinggan bisa menyebabkan sang suami terjerumus zina.
Dan apabila tidak memenuhi syarat, maka hukumnya bisa makruh atau haram tergantung besar kecilnya mafsadah (kerusakan) yang ditimbulkan.

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi bagi yang ingin kawin lagi:

Meraih cinta Allah

بسم الله الرحمن الرحيم
Banyak orang yang mengaku cinta kepada Allah subhanahu wata'ala, akan tetapi apakah Allah juga mencintai kita?
Dalam sahih Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
" إِنَّ اللهَ إِذَا أَحَبَّ عَبْدًا دَعَا جِبْرِيلَ فَقَالَ: إِنِّي أُحِبُّ فُلَانًا فَأَحِبَّهُ، قَالَ: فَيُحِبُّهُ جِبْرِيلُ، ثُمَّ يُنَادِي فِي السَّمَاءِ فَيَقُولُ: إِنَّ اللهَ يُحِبُّ فُلَانًا فَأَحِبُّوهُ، فَيُحِبُّهُ أَهْلُ السَّمَاءِ، قَالَ ثُمَّ يُوضَعُ لَهُ الْقَبُولُ فِي الْأَرْضِ، وَإِذَا أَبْغَضَ عَبْدًا دَعَا جِبْرِيلَ فَيَقُولُ: إِنِّي أُبْغِضُ فُلَانًا فَأَبْغِضْهُ، قَالَ فَيُبْغِضُهُ جِبْرِيلُ، ثُمَّ يُنَادِي فِي أَهْلِ السَّمَاءِ إِنَّ اللهَ يُبْغِضُ فُلَانًا فَأَبْغِضُوهُ، قَالَ: فَيُبْغِضُونَهُ، ثُمَّ تُوضَعُ لَهُ الْبَغْضَاءُ فِي الْأَرْضِ ".
"Sesungguhnya Allah jika mencintai seorang hamba, Ia memanggil Jibril dan berkata kepadanya: Sesungguhnya Aku mencintai si Fulan maka cintailah ia!
Lalu Jibril ikut mencintainya, kemudian berseru di langit: Sesungguhnya Allah mencintai si Fulan maka cintailah ia.
Lalu penduduk langit turut mencintainya, kemudian diturunkan rasa cinta kepadanya di bumi.
Dan jika Allah membenci seorang hamba, Ia memanggil Jibril dan berkata kepadanya: Sesungguhnya Aku membenci si Fulan maka bencilah ia.
Lalu Jibril ikut membencinya, kemudian berseru di langit: Sesungguhnya Allah membenci si Fulan maka bencilah ia.
Lalu penduduk langit turut membencinya, kemudian diturunkan rasa benci kepadanya di bumi."
Ada beberapa golongan yang dicintai oleh Allah subhanahu wata'ala: