Minggu, 08 Mei 2011

Keistimewaan Hari Jum'at II


Menyibukkan diri dengan ibadah sampai imam akan khutbah.
Dari Salman Al-Farisi; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
«لاَ يَغْتَسِلُ رَجُلٌ يَوْمَ الجُمُعَةِ، وَيَتَطَهَّرُ مَا اسْتَطَاعَ مِنْ طُهْرٍ، وَيَدَّهِنُ مِنْ دُهْنِهِ، أَوْ يَمَسُّ مِنْ طِيبِ بَيْتِهِ، ثُمَّ يَخْرُجُ فَلاَ يُفَرِّقُ بَيْنَ اثْنَيْنِ، ثُمَّ يُصَلِّي مَا كُتِبَ لَهُ، ثُمَّ يُنْصِتُ إِذَا تَكَلَّمَ الإِمَامُ، إِلَّا غُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الجُمُعَةِ الأُخْرَى» [صحيح البخاري]
Tidaklah seseorang mandi di hari Jum'ah dan membersihkan apa yang bisa dibersihkan dari badannya, dan memakai minyak rambut atau memakai parfum kemudian ke mesjid, tidak memisahkan dua orang yang berdampingan dengan duduk diantaranya tanpa izin, kemudian ia salat sunnah sebanyak yang ia bisa, kemudian diam ketika imam sudah mulai khutbah, kecuali dosanya diampuni antara hari itu dengan jum'at sebelumnya. [Sahih Bukhari]

Membaca surah Al-Kahfi.
Dari Abu Sa'id; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
" إنّ مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ يَوْم الْجُمُعَةِ , أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ" [المستدرك للحاكم: صححه الألباني]
Barangsiapa yang membaca surah Al-Kahfi di hari Jum'at maka akan meneranginya dengan cahaya antara dua jum'at. [Mustadrak Al-Hakim: Di-sahih-kan Al-Bany]

Dan dari Abu Sa'id; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
" مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ في يَوْمَ جُمُعَةٍ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْبَيْتِ الْعَتِيقِ " [شعب الإيمان للبيهقي: صححه الألباني]
Barangsiapa yang membaca surah Al-Kahfi di hari Jum'at, akan meneranginya dengan cahaya antara ia dan bait al-'atiq (ka'bah). [Syu'ab Al-Iman: Di-sahih-kan Al-Bany]
Dalam riwayat lain: Barangsiapa yang membaca surah Al-Kahfi di malam jum'at ...

Dilarang buat halaqah sebelum salat jum'at.
Abdullah bin 'Amr bin Al-'Ash berkata:
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم نَهَى عَنِ التَّحَلُّقِ قَبْلَ الصَّلاَةِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ [سنن أبى داود: حسنه الألباني]
Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang mengadakan halaqah (ceramah atau bincang-bincang) sebelum salat jum'at. [Sunan Abi Daud: Hasan]

Ada pengampunan dosa
Dari Abu Hurairah; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
« الصَّلاَةُ الْخَمْسُ وَالْجُمُعَةُ إِلَى الْجُمُعَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُنَّ مَا لَمْ تُغْشَ الْكَبَائِرُ » [صحيح مسلم]
Salat lima waktu, dan salat Jum'at ke Jum'at berikutnya adalah penghapus dosa diantara keduanya selama tidak melakukan dosa besar. [Sahih Muslim]

Aman dari cobaan kubur bagi yang mati di hari jum'at atau malamnya, maka ia tidak akan ditanyai dalam kubur.
Dari Abdullah bin 'Amr; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
«مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَمُوتُ يَوْمَ الجُمُعَةِ أَوْ لَيْلَةَ الجُمُعَةِ إِلَّا وَقَاهُ اللَّهُ فِتْنَةَ القَبْرِ» سنن الترمذي: حسنه الألباني]
Tidak seorangpun muslim yang meninggal di hari Jum'at atau malam Jum'at kecuali Allah akan melindunginya dari cobaan dalam kubur. [Sunan Tirmidzi: Hasan]

Tuannya Hari
Dari Abu Hurairah; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
« خَيْرُ يَوْمٍ طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ يَوْمُ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ أُدْخِلَ الْجَنَّةَ وَفِيهِ أُخْرِجَ مِنْهَا وَلاَ تَقُومُ السَّاعَةُ إِلاَّ فِى يَوْمِ الْجُمُعَةِ ». [صحيح مسلم]
Hari terbaik dimana matahari terbit adalah hari Jum'at, pada hari itu Adam diciptakan, pada hari itu ia dimasukkan ke surga, dan pada hari itu ia dikeluarkan dari surga. Dan hari kiamat tidak akan tiba kecuali pada hari Jum'at. [Sahih Muslim]

Dalam riwayat lain:
سَيِّدُ الأَيَّامِ يَوْمُ الْجُمُعَةِ ، فِيهِ خُلِقَ آدَمُ ، وَفِيهِ أُدْخِلَ الْجَنَّةَ ، وَفِيهِ أُخْرِجَ مِنْهَا ، وَلاَ تَقُومُ السَّاعَةُ إِلاَّ يَوْمَ الْجُمُعَةِ [صحيح ابن خزيمة: حسنه الألباني]
Tuannya hari adalah hari jum'at, ... . [Sahih Ibnu Khuzaimah: Hasan]

Dan dalam riwayat lain:
« خَيْرُ يَوْمٍ طَلَعَتْ فِيهِ الشَّمْسُ يَوْمُ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ أُهْبِطَ وَفِيهِ تِيبَ عَلَيْهِ وَفِيهِ مَاتَ وَفِيهِ تَقُومُ السَّاعَةُ وَمَا مِنْ دَابَّةٍ إِلاَّ وَهِىَ مُسِيخَةٌ يَوْمَ الْجُمُعَةِ مِنْ حِينَ تُصْبِحُ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ شَفَقًا مِنَ السَّاعَةِ إِلاَّ الْجِنَّ وَالإِنْسَ وَفِيهِ سَاعَةٌ لاَ يُصَادِفُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ وَهُوَ يُصَلِّى يَسْأَلُ اللَّهَ حَاجَةً إِلاَّ أَعْطَاهُ إِيَّاهَا » [سنن أبى داود: صححه الألباني]
 ... , pada hari itu Adam diciptakan, pada hari itu ia diturunkan ke bumi, dan pada hari itu tobatnya diterima, dan pada hari itu ia wafat, dan paha hari itu hari kiamat tiba, dan tidak ada satu hewan pun pada hari jum'at kecuali diam dari subuh sampai matahari terbit karena takut datangnya hari kiamat kecuali dari golongan jin dan manusia. Dan pada hari itu ada waktu yang tiada seorang muslim pun mendapatinya saat ia berdo'a meminta kepada Allah suatu keperluan kecuali Allah akan memberikannya. [Sunan Abu Daud: Sahih]

Dari Abu Lubabah bin Abdul Mundzir; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
إِنَّ يَوْمَ الْجُمُعَةِ سَيِّدُ الْأَيَّامِ وَأَعْظَمُهَا عِنْدَ اللَّهِ وَهُوَ أَعْظَمُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ يَوْمِ الْأَضْحَى وَيَوْمِ الْفِطْرِ فِيهِ خَمْسُ خِلَالٍ خَلَقَ اللَّهُ فِيهِ آدَمَ وَأَهْبَطَ اللَّهُ فِيهِ آدَمَ إِلَى الْأَرْضِ وَفِيهِ تَوَفَّى اللَّهُ آدَمَ وَفِيهِ سَاعَةٌ لَا يَسْأَلُ اللَّهَ فِيهَا الْعَبْدُ شَيْئًا إِلَّا أَعْطَاهُ مَا لَمْ يَسْأَلْ حَرَامًا وَفِيهِ تَقُومُ السَّاعَةُ مَا مِنْ مَلَكٍ مُقَرَّبٍ وَلَا سَمَاءٍ وَلَا أَرْضٍ وَلَا رِيَاحٍ وَلَا جِبَالٍ وَلَا بَحْرٍ إِلَّا وَهُنَّ يُشْفِقْنَ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ [سنن ابن ماجه: حسن]
Sesungguhnya hari Jum'at adalah tuannya hari, dan paling mulia di sisi Allah. Lebih mulia di sisi Allah dari hari idul Adha dan Idul Fitri. Pada hari Jum'at ada lima keistimewaan: Allah menciptakan Adam di hari Jum'at. Dan Allah menurumkan Adam ke bumi di hari Jum'at. Dan pada hari Jum'at Allah mewafatkan Adam. Dan pada hari Jum'at ada waktu yang tidak seorang hamba pun yang meminta kepada Allah kecuali diberi. Dan pada hari Jum'at hari kiamat tiba, tidak satu malaikat terdekat pun, tidak pula langit, bumi, angin, gunung, dan lautan kecuali mereka takut pada hari Jum'at. [Ibnu Majah Hasan]

Salah satu nama surah dalam Al-Qur'an.
Surah A-Jumu'ah adalah surah yang ke 62 dalam Al-qur'an. Surah ini dinamai Al-Jumu'ah karena di dalamnya disebutkan hari jum'at. Allah subhanahu wata'ala berfirman:
{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ} .
"Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat di hari Jum'at (salat Jum'at), Maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah". [Al-Jumu'ah:9]

Hari jum'at adalah hari yang "menyaksikan".
Sebagaimana dalam firman Allah subhanahu wata'ala:
{وَشَاهِدٍ وَمَشْهُودٍ} [البروج: 3]
Dan demi hari yang "menyaksikan" dan yang "disaksikan". [Al-Buruuj:3]
Dalam ayat ini Allah telah bersumpah demi hari jum'at.

Dari Abu Hurairah; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
«اليَوْمُ المَوْعُودُ يَوْمُ القِيَامَةِ، وَاليَوْمُ المَشْهُودُ يَوْمُ عَرَفَةَ، وَالشَّاهِدُ يَوْمُ الجُمُعَةِ، وَمَا طَلَعَتِ الشَّمْسُ وَلَا غَرَبَتْ عَلَى يَوْمٍ أَفْضَلَ مِنْهُ، فِيهِ سَاعَةٌ لَا يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُؤْمِنٌ يَدْعُو اللَّهَ بِخَيْرٍ إِلَّا اسْتَجَابَ اللَّهُ لَهُ، وَلَا يَسْتَعِيذُ مِنْ شَيْءٍ إِلَّا أَعَاذَهُ اللَّهُ مِنْهُ» [سنن الترمذي: حسنه الألباني]
Hari yang "dijanjikan" adalah hari kiamat, dan hari yang "disaksikan" adalah hari arafah, dan hari yang "menyaksikan" adalah hari jum'at. Dan tiada hari di mana matahari terbit dan terbenam lebih baik dari hari jum'at, pada hari itu ada waktu yang tidak seorang mu'min pun yang berdo'a kepada Allah untuk kebaikan kecuali Allah mengabulkannya, dan tidak pula ia berlindung dari kejahatan kecuali Allah melindunginya. [Sunan Tirmidzi: Hasan]
Hari Jum'at dinamai hari yang menyaksikan karena ia akan bersaksi di akhirat untuk orang-orang yang menghadiri salat Jum'at.

Hari jum'at telah dipersiapkan untuk umat Islam.
Dari Abu Hurairah; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
نَحْنُ الْآخِرُونَ السَّابِقُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بَيْدَ أَنَّهُمْ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِنَا ثُمَّ هَذَا يَوْمُهُمْ الَّذِي فُرِضَ عَلَيْهِمْ فَاخْتَلَفُوا فِيهِ فَهَدَانَا اللَّهُ فَالنَّاسُ لَنَا فِيهِ تَبَعٌ الْيَهُودُ غَدًا وَالنَّصَارَى بَعْدَ غَد [صحيح البخاري ومسلم]
Kita adalah umat yang terakhir dan terdepan di hari kiamat, padahal umat lain ditutunkan Al-Kitab kepada mereka sebelum kita, kemudian hari Jum'at telah dipilihkan bagi mereka namun mereka berselisih dan memilih hari lain maka Allah menjadikannya untuk kita. Karena itu umat lain dibelakang kita, umat Yahudi besok (Sabtu) dan umat Nasrani besoknya lagi (Ahad).

Dari Abu Hurairah dan Huzaifah; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
« أَضَلَّ اللَّهُ عَنِ الْجُمُعَةِ مَنْ كَانَ قَبْلَنَا فَكَانَ لِلْيَهُودِ يَوْمُ السَّبْتِ وَكَانَ لِلنَّصَارَى يَوْمُ الأَحَدِ فَجَاءَ اللَّهُ بِنَا فَهَدَانَا اللَّهُ لِيَوْمِ الْجُمُعَةِ فَجَعَلَ الْجُمُعَةَ وَالسَّبْتَ وَالأَحَدَ وَكَذَلِكَ هُمْ تَبَعٌ لَنَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ نَحْنُ الآخِرُونَ مِنْ أَهْلِ الدُّنْيَا وَالأَوَّلُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ الْمَقْضِىُّ لَهُمْ قَبْلَ الْخَلاَئِقِ » [صحيح مسلم]
Allah menjauhkan umat sebelum kita dari hari Jum'at, karena itu hari sabtu adalah untuk Yahudi, dan hari ahad untuk Nasrani, lalu Allah menunjuki kita untuk hari Jum'at. Lalu Allah mengurut hari Jum'at kemudian Sabtu kemudian Ahad, demikian pula mereka akan berada di belakang kita pada hari kiamat. Kita adalah umat yang terakhir dari penghuni bumi dan yang pertama dihisab pada hari kiamat sebelum umat yang lain. [Sahih Muslim]

Ada waktu mustajab.
Abu Hurairah berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menyebutkan hari jum'at dan berkata:
فِيهِ سَاعَةٌ لَا يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ وَهُوَ قَائِمٌ يُصَلِّي يَسْأَلُ اللَّهَ تَعَالَى شَيْئًا إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهُ وَأَشَارَ بِيَدِهِ يُقَلِّلُهَا [صحيح البخاري]
"Pada hari jum'at ada waktu yang tidak seorang muslim pun mendapatinya sementara ia berdo'a meminta kepada Allah sesuatu kecuali dikabulkan". Rasulullah mengisyaratkan dengan tangannya bahwa waktu itu sebentar sekali. [Sahih Bukhari]

Dan dalam riwayat lain:
« إِنَّ فِى الْجُمُعَةِ لَسَاعَةً لا يُوَافِقُهَا مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللَّهَ فِيهَا خَيْرًا إِلاَّ أَعْطَاهُ إِيَّاهُ ». قَالَ : وَهِىَ سَاعَةٌ خَفِيفَةٌ. [صحيح مسلم]
"Sesungguhnya pada hari Jum'at ada waktu yang tidak seorangpun muslim yang mendapatinya sementara ia berdo'a kepada Allah untuk kebaikan kecuali Allah akan mengabulkannya. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berkata: Waktu tersebut sangat singkat". [Sahih Muslim]

Para ulama berselisih pendapat dalam menentukan waktu yang dimaksudkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Ibnu hajar menyebutkan 42 pendapat dalam kitabnya fathulbari (2/416). Kemudian beliau menyebutkan dua pendapat yang paling kuat:
Pertama: Waktu tersebut dari mulai imam duduk di mimbar sampai salat jum'at selesai. Ini pendapat Abu Musa Al-Asy'ary yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam kitab Sahihnya dan ia kuatkan. Dan dipilih  oleh Imam Al-Baihaqi, Ibnu Al-A'raby, Al-Qurthuby, An-Nawawy dan beberapa ulama lainnya.
Pendapat kedua: Waktu tersebut adalah akhir waktu di hari Jum'at setelah salat ashar (sesaat sebelum magrib). Ini pendapat Abdullah bin Salam, dan dipilih oleh Imam Ahmad, Ibnu Abdil Barr, Ishak bin Rahawaih, dan beberapa ulama lainnya.

Abu Burdah bin Abi Musa Al-Asy'ary berkata: Abdullah bin Umar bertanya kepadaku, apakah engkau mendengar ayahmu menceritakan dari Rasulullah tentang waktu mustajab di hari jum'at? Aku menjawab: Ya, aku mendengarnya berkata: Aku mendengar dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
« هِىَ مَا بَيْنَ أَنْ يَجْلِسَ الإِمَامُ إِلَى أَنْ تُقْضَى الصَّلاَةُ » [صحيح مسلم]
"Waktu itu adalah antara imam duduk di atas mimbar sampai selesai salat". [Sahih Muslim]

Abdullah bin Salam berkata sementara Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam duduk dekatnya: Sesungguhnya kami mendapati dalam kitab Allah (taurat) bahwa pada hari jum'at ada waktu yang tidak seorang pun hamba yang beriman mendapatinya sementara salat meminta kepada Allah sesuatu kecuali akan dikabulkan keinginannya.
Rasulullah kemudian memberi isyarat kepadaku kalau waktu itu hanya sedikit, lalu aku mengatakan: Engkau benar ya Rasulullah, hanya sedikit waktu. Lalu aku bertanya lagi: Kapan waktu itu ya Rasulullah? Beliau menjawab:
هِيَ آخِرُ سَاعَاتِ النَّهَارِ
"Di akhir waktu siang (sesaat sebelum magrib)!"
Aku berkata: Tapi itu bukan waktu salat ya Rasulullah? Beliau menjawab:
بَلَى إِنَّ الْعَبْدَ الْمُؤْمِنَ إِذَا صَلَّى ثُمَّ جَلَسَ لَا يَحْبِسُهُ إِلَّا الصَّلَاةُ فَهُوَ فِي الصَّلَاةِ [سنن ابن ماجه: صححه الألباني]
"Tentu, sesungguhnya seorang hamba beriman jika selesai salat kemudian duduk menunggu salat berikutnya berarti ia dianggap sedang salat". [Sunan Ibnu Majah: Hasan]

Dari Jabir bin Abdillah; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
« يَوْمُ الْجُمُعَةِ ثِنْتَا عَشْرَةَ - يُرِيدُ سَاعَةً - لاَ يُوجَدُ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ شَيْئًا إِلاَّ آتَاهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ فَالْتَمِسُوهَا آخِرَ سَاعَةٍ بَعْدَ الْعَصْرِ » [سنن أبى داود: صححه الألباني]
Hari jum'at ada 12 waktu, tidak seorang muslim pun yang meminta kepada Allah 'azza wajalla sesuatu kecuali Allah memberikannya, maka carilah waktu itu dengan berdo'a di akhir waktu setelah ashar. [Sunan Abi Daud: Sahih]

Memperbanyak salawat.
Dai Aus bin Aus, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
« إِنَّ مِنْ أَفْضَلِ أَيَّامِكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فَأَكْثِرُوا عَلَىَّ مِنَ الصَّلاَةِ فِيهِ فَإِنَّ صَلاَتَكُمْ مَعْرُوضَةٌ عَلَىَّ »
Sesungguhnya di antara hari terbaik kalian adalah hari Jum'at, pada hari itu Adam diciptakan dan pada hari itu diwafatkan, dan pada hari itu terompet kiamat ditiup dan pada hari itu manusia dibangkitkan. Maka perbanyaklah kalian bersalawat padaku di hari jum'at, karena sesungguhnya salawatmu itu diperlihatkan padaku.
Sahabat bertanya: Ya Rasulullah, bagaimana salawat kami diperlihatkan padamu sedangkan jasadmu sudah hancur?
Rasulullah bersabda:
« إِنَّ اللَّهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى حَرَّمَ عَلَى الأَرْضِ أَجْسَادَ الأَنْبِيَاءِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِمْ » [سنن أبى داود: صححه الألباني]
Sesungguhnya Allah mengharamkan bagi bumi untuk memakan jasad para Nabi. [Sunan Abi Daud: Sahih]

Dari Abu Umama; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
" أَكْثِرُوا عَلَيَّ مِنَ الصَلَاةِ فِي كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ , فَإِنَّ صَلَاةَ أُمَّتِي تُعْرَضُ عَلَيَّ فِي كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ، فَمَنْ كَانَ أَكْثَرَهُمْ عَلَىَّ صَلَاةً كَانَ أَقْرَبَهُمْ مِنِّي مَنْزِلَةً " [شعب الإيمان للبيهقي: حسن]
Perbanyaklah kalian berselawat padaku setiap hari Jum'at, karena salawat umatku diperlihatkan padaku di setiap hari Jum'at, dan barangsiapa yang paling banyak selawatnya padaku maka dialah yang paling dekat kedudukannya dariku. [Syu'ab Al-Iman karya Al-Baehiqy: Hasan]

Amalan diperlihatkan pada Allah.
Dari Abu Hurairah; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
" إِنَّ أَعْمَالَ بَنِي آدَمَ تُعْرَضُ كُلَّ خَمِيسٍ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ، فَلَا يُقْبَلُ عَمَلُ قَاطِعِ رَحِمٍ " [مسند أحمد: حسنه الألباني]
Sesungguhnya amalan anak cucu Adam diperlihatkan kepada Allah setiap hari Kamis malam Jum'at, dan tidak diterima amalan orang yang memutuskan silaturahim. [Musnad Ahmad: Hasan]

Hari jum'at berwujud seperti bunga di hari kiamat
Dari Abu Musa Al-Asy'ary; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
إن الله يبعث الأيام يوم القيامة على هيئتها و يبعث يوم الجمعة زهراء منيرة أهلها يحفون بها كالعروس تهدى إلى كريمها تضيء لهم يمشون في ضوئها ألوانهم كالثلج بياضا و ريحهم يسطع كالمسك يخوضون في جبال الكافور ينظر إليهم الثقلان ما يطرقون تعجبا حتى يدخلوا الجنة لا يخالطهم أحد إلا المؤذنون المحتسبون [صحيح ابن خزيمة]
Sesungguhnya Allah membangkitkan hari-hari pada hari kiamat seperti wujud aslinya, dan membangkitkan hari Jum'at dengan wujud seperti bunga yang bercahaya menerangi orang-orang yang selalu beribadah di hari Jum'at, mereka dipenuhi dengan bunga tersebut seperti seorang pengantin yang diiring menuju kekasihnya, terus menerangi mereka sepanjang jalan, warnanya putih seperti salju, baunya harum seperti kasturi, mereka melangkah di atas gunung kafuur yang harum, jin dan manusia menatapi mereka tanpa berkedip penuh takjub, sampai mereka masuk ke dalam surga tidak ada yang mencampuri mereka kecuali para tukan azan yang ikhlas. [Sahih Ibnu Khuzaimah]

Inilah beberapa keistimewaan hari jum'at yang saya petik dari buku "Al-Lum'ah fii khashaish yaum al-jumu'ah" karya Imam As-Suyuthiy (911H) rahimahullah. Dalam buku tersebut beliau menyebutkan 101 keistimewaan hari Jum'at, namun saya cuma mengutip beberapa diantaranya saja karena banyak yang tidak punya dalil, atau memakai hadits yang lemah/dhaif bahkan palsu.

Wallahu a'lam !!

* Lihat sebelumnya: Keistimewaan Hari Jum'at (bagian pertama)

* Lihat juga: Waktu MustajabWaktu BerselawatKeutamaan salat jama'ah
  

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentar anda adalah pelajaran berharga bagi saya ...