Kamis, 27 Februari 2025

Ramadhan orang shalih terdahulu

بسم الله الرحمن الرحيم

Siapakah orang shalih terdahulu?

Mereka adalah para Sahabat Nabi dan orang-orang yang meneladaninya, atau yang biasa disebut “salafushalih”. Imran bin Husain radhiyallahu 'anhu berkata: Rasulullah ﷺ bersabda:

«خَيْرُ أُمَّتِيْ قَرْنِيْ، ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ» قال عمران: فَلاَ أَدْرِيْ أَذَكَرَ بَعْدَ قَرْنَهُ مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلاَثاً؟ [صحيح البخاري ومسلم]

“Sebaik-baik umatku adalah mereka yang hidup pada masaku, kemudian generasi berikutnya, kemudian generasi berikutnya lagi".

Imran berkata: "Aku tidak ingat lagi apakah Rasulullah ﷺ menyebutkan generasi setelah masa beliau dua kali atau tiga?"  [Shahih Bukhari dan Muslim]

Selasa, 25 Februari 2025

Kitab I’tisham, bab (12) dan (13)

بسم الله الرحمن الرحيم

A.    Bab 12.

Imam Bukhari -rahimahullah- berkata:

بَابُ مَنْ شَبَّهَ أَصْلًا مَعْلُومًا بِأَصْلٍ مُبَيَّنٍ، قَدْ بَيَّنَ اللَّهُ حُكْمَهُمَا، لِيُفْهِمَ السَّائِلَ

“Bab: Orang yang memberi perumpamaan suatu hukum dengan sesuatu yang telah Allah jelaskan hukumnya agar dipahami oleh si penanya”

Senin, 24 Februari 2025

Rasulullah ﷺ di bulan Ramadhan

بسم الله الرحمن الرحيم

Diantara keadaan Nabi ﷺ saat bulan Ramadhan:

1.      Tidak berpuasa Ramadhan kecuali melihat hilal atau menyempurnakan bulan Sya’ban.

Dari Aisyah radliallahu 'anha berkata:

«كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ يَتَحَفَّظُ مِنْ شَعْبَانَ مَا لَا يَتَحَفَّظُ مِنْ غَيْرِهِ، ثُمَّ يَصُومُ لِرُؤْيَةِ رَمَضَانَ، فَإِنْ غُمَّ عَلَيْهِ عَدَّ ثَلَاثِينَ يَوْمًا ثُمَّ صَامَ» [سنن أبي داود: صحيح]

Rasulullah ﷺ memperhatikan bulan Syakban tidak seperti perhatian beliau kepada selainnya, kemudian beliau berpuasa karena melihat Ramadan, apabila terhalang untuk melihatnya maka beliau menggenapkan bilangan tiga puluh hari kemudian beliau berpuasa. [Sunan Abi Dawud: Shahih]

Minggu, 23 Februari 2025

Kitab I’tisham, bab (09), (10) dan (11)

بسم الله الرحمن الرحيم

A.    Bab 09.

Imam Bukhari -rahimahullah- berkata:

بَابُ تَعْلِيمِ النَّبِيِّ ﷺ أُمَّتَهُ مِنَ الرِّجَالِ وَالنِّسَاءِ مِمَّا عَلَّمَهُ اللَّهُ، لَيْسَ بِرَأْيٍ وَلاَ تَمْثِيلٍ

“Bab: Nabi ﷺ mengajari umatnya baik dari kalangan laki-laki maupun wanita apa yang Allah ajarkan kepadanya, bukan dengan pendapat atau perumpamaan”

Rabu, 19 Februari 2025

Cara kaum musyrikin menghadang da’wah Nabi ﷺ

بسم الله الرحمن الرحيم

‘Aqil bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu berkata:

جَاءَتْ قُرَيْشٌ إِلَى أَبِي طَالِبٍ فَقَالُوا: إِنَّ ابْنَ أَخِيكَ يُؤْذِينَا فِي نَادِينَا، وَفِي مَسْجِدِنَا، فَانْهَهُ عَنْ أَذَانَا، فَقَالَ: يَا عَقِيلُ: ائْتِنِي بِمُحَمَّدٍ، فَذَهَبْتُ فَأَتَيْتُهُ بِهِ، فَقَالَ: يَا ابْنَ أَخِي، إِنَّ بَنِي عَمِّكَ يَزْعُمُونَ أَنَّكَ تُؤْذِيهِمْ فِي نَادِيهِمْ، وَفِي مَسْجِدِهِمْ، فَانْتَهِ عَنْ ذَلِكَ قَالَ: فَحَلَّقَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ بَصَرَهُ إِلَى السَّمَاءِ فَقَالَ: «أَتَرَوْنَ هَذِهِ الشَّمْسَ؟» قَالُوا: نَعَمْ قَالَ: «مَا أَنَا بِأَقْدَرَ عَلَى أَنْ أَدَعَ لَكُمْ ذَلِكَ عَلَى أَنْ تَسْتَشْعِلُوا لِي مِنْهَا شُعْلَةً». قَالَ: فَقَالَ أَبُو طَالِبٍ: مَا كَذَبَنَا ابْنُ أَخِي، فَارْجِعُوا [مسند أبي يعلى الموصلي: إسناده قوي]

Quraisy datang kepada Abu Thalib dan mereka berkata: Sungguh anak saudaramu telah mengganggu kami di tempat berkumpul kami dan di mesjid kami, maka laranglah ia dari mengganggu kami. Maka Abu Thalib berkata: Wahai ‘Aqil, bawakan kepada Muhammad! Maka aku pergi lalu aku membawa Muhammad kepadanya, dan ia berkata: Wahai anak saudaraku, sesungguhnya pamanmu menganggap bahwa engkau telah menyakiti mereka di tempat perkumpulan mereka dan di mesjid mereka, maka hentikanlah hal itu. ‘Aqil berkata: Maka Rasulullah ﷺ mengarahkan pandangannya ke langit dan berkata: Apakah kalian melihat matahari ini? Mereka berkata: Iya! Beliau berkata: Aku lebih tidak mampu meninggalkan ususan ini demi kalian dari pada kalian membakar aku dengan panasnya matahari itu! Maka Abu Thalib berkata: Anak saudaraku tidak mendustai kita, maka kembalilah kalian! [Musnad Abi Ya’la Al-Mushiliy: Sanadnya kuat]

Selasa, 04 Februari 2025

Tafsir surah Al-Jinn

بسم الله الرحمن الرحيم

Surah ini adalah surah yang ke 72 dalam Al-Qur'an, termasuk surah “Al-Mufashal” dan turun sebelum hijrah (Makkiyah).

Jin adalah makhluk Allah yang ciptakan dari api.

Allah subhanahu wa ta'aalaa berfirman:

{وَخَلَقَ الْجَانَّ مِنْ مَارِجٍ مِنْ نَارٍ} [الرحمن: 15]

Dan Dia menciptakan jin dari nyala api. [Ar-Rahman: 15]

Sabtu, 01 Februari 2025

Sikap seorang muslim ketika ada perbedaan

بسم الله الرحمن الرحيم

Perbedaan pendapat pasti terjadi

Allah subhanahu wata'aalaa berfirman:

{وَلَوْ شَاءَ رَبُّكَ لَجَعَلَ النَّاسَ أُمَّةً وَاحِدَةً وَلَا يَزَالُونَ مُخْتَلِفِينَ (118) إِلَّا مَنْ رَحِمَ رَبُّكَ وَلِذَلِكَ خَلَقَهُمْ} [هود: 118-119]

Jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat, kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu. Dan untuk itulah (tidak berselisih atau rahmat) Allah menciptakan mereka. [Huud: 118 - 119]

Sabtu, 18 Januari 2025

Kitab I’tisham, bab (08): Ketika Nabi ﷺ ditanya tentang perkara yang belum turun wahyu maka beliau menjawab “Saya tidak tahu”

بسم الله الرحمن الرحيم

Imam Bukhari -rahimahullah- berkata:

بَابُ مَا كَانَ النَّبِيُّ ﷺ يُسْأَلُ مِمَّا لَمْ يُنْزَلْ عَلَيْهِ الوَحْيُ، فَيَقُولُ: «لاَ أَدْرِي»، أَوْ لَمْ يُجِبْ حَتَّى يُنْزَلَ عَلَيْهِ الوَحْيُ، وَلَمْ يَقُلْ بِرَأْيٍ وَلاَ بِقِيَاسٍ

“Bab: Ketika Nabi ﷺ ditanya tentang perkara yang belum turun wahyu maka beliau menjawab “Saya tidak tahu”, atau beliau menunggu sampai turun wahyu tentang perkara tersebut dan tidak menjawab dengan pendapatnya atau kiyas”

Selasa, 14 Januari 2025

Takhrij hadits: Tidak ada zakat pada perhiasan

بسم الله الرحمن الرحيم

Hadits ini disebutkan oleh Al-‘Ajluniy rahimahullah dalam kitabnya “Kasyful Khafa” no.2161, dari Jabir bin Abdillah secara marfu’ (dari Nabi ﷺ), tapi yang lebih kuat hadits ini hanya mauquf dari ucapan Jabir radhiyallahu ‘anhu.

Selasa, 07 Januari 2025

Harta yang baik untuk hamba yang baik

بسم الله الرحمن الرحيم

‘Amr bin Al-‘Ash radhiyallahu ‘anhu berkata:

بَعَثَ إِلَيَّ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ فَقَالَ: «خُذْ عَلَيْكَ ثِيَابَكَ وَسِلَاحَكَ، ثُمَّ ائْتِنِي» فَأَتَيْتُهُ وَهُوَ يَتَوَضَّأُ، فَصَعَّدَ فِيَّ النَّظَرَ ثُمَّ طَأْطَأَهُ، فَقَالَ: «إِنِّي أُرِيدُ أَنْ أَبْعَثَكَ عَلَى جَيْشٍ فَيُسَلِّمَكَ اللَّهُ وَيُغْنِمَكَ، وَأَزْعبُ لَكَ مِنَ الْمَالِ رَغْبَةً صَالِحَةً». قَالَ: فَقُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، مَا أَسْلَمْتُ مِنْ أَجْلِ الْمَالِ، وَلَكِنِّي أَسْلَمْتُ زَعْبَةً فِي الْإِسْلَامِ، وَأَنْ أَكُونَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ. فَقَالَ: «يَا عَمْرُو، نِعْمًا بِالْمَالِ الصَّالِحُ لِلرَّجُلِ الصَّالِحِ» [مسند أحمد: صحيح]

Rasulullah ﷺ mengutus seseorang kepadaku dan bersabda: “Pakailah pakaian dan senjatamu, kemudian temui aku!” Maka aku menemui beliau saat beliau berwudhu, kemudian memandangiku dengan seksama kemudian menganggukkan kepala dan bersabda: “Sesungguhnya aku ingin mengutusmu dalam pasukan perang maka Allah akan menyelamatkanmu dan memberimu harta rampasan perang, dan aku memberikanmu harta dengan niat yang baik” ‘Amr berkata: Wahai Rasulullah, aku tidak masuk Islam karena ingin harta, akan tetapi aku masuk Islam karena mencintai Islam, dan berharap bisa bersama Rasulullah ﷺ! Maka Rasulullah ﷺ bersabda: “Wahai ‘Amr, sebaik-baik harta adalah untuk orang yang baik (shalih)”. [Musnad Ahmad: Shahih]