بسم الله الرحمن الرحيم
Dalam bab ini, syekh Muhammad bin Abdil
Wahhab rahimahullah menyebutkan 1 ayat dan 1 hadits yang menunjukkan larangan bergurau dengan menyebut
nama Allah, Al-Qur’an, atau Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.
بسم الله الرحمن الرحيم
Dalam bab ini, syekh Muhammad bin Abdil
Wahhab rahimahullah menyebutkan 1 ayat dan 1 hadits yang menunjukkan larangan bergurau dengan menyebut
nama Allah, Al-Qur’an, atau Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.
بسم الله الرحمن الرحيم
A. Bab
35.
Imam Bukhari -rahimahullah- berkata:
بَابٌ: الزَّكَاةُ مِنَ الإِسْلاَمِ
“Bab: Zakat bagian dari Islam”
Dalam bab ini, imam Bukhari menjelasakan
bahwa menunaikan zakat adalah bagian dari iman karena zakat bagian dari Islam
yang baik mesti didasari dengan keimanan. Dengan menyebutkan satu ayat yang
memerintahkan zakat dan satu hadits yang menunjukkan kewajiban zakat dari Thalhah
bin ‘Ubaidillah radhiyallahu ‘anhu.
بسم الله الرحمن الرحيم
Dalam bab ini, syekh Muhammad bin Abdil
Wahhab rahimahullah menyebutkan 1 hadits yang menunjukkan perintah memuliakan nama-nama Allah 'azza wajalla dan mengganti nama untuk tujuan ini.
بسم الله الرحمن الرحيم
Allah ta’aalaa berfirman:
{فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ} [البقرة:
148]
Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan.
[Al-Baqarah: 148]
بسم الله الرحمن الرحيم
Dalam bab ini, syekh Muhammad bin Abdil
Wahhab rahimahullah menyebutkan 1 hadits yang menunjukkan larangan
seseorang menggunakan gelar
“Qadhi Qudhah” (hakimnya para hakim) dan sejenisnya, karena penggunaan gelar
seperti ini mengandung kesyirikan.
بسم الله الرحمن الرحيم
Larangan bersikap
sombong
Allah
subhanahu wata'aalaa berfirman:
{وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ} [لقمان:
18]
Dan
janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong). [Luqman:18]
بسم الله الرحمن الرحيم
Dalam bab ini, syekh Muhammad bin Abdil
Wahhab rahimahullah menyebutkan 1 ayat dan 1 hadits yang menunjukkan
larangan seseorang mencaci masa atau waktu karena itu termasuk perbuatan
meyakiti Allah ‘azza wajalla.
بسم الله الرحمن الرحيم
Imam Bukhari -rahimahullah- berkata:
"بَابُ زِيَادَةِ
الإِيمَانِ وَنُقْصَانِهِ"
“Bab: Bertambah dan berkurangnya iman”
Dalam bab ini, Imam Bukhari kembali
menegaskan tentang keyakinan bahwa kualitas iman seseorang bisa mengalami
peningkatan dan penurunan, bertambah dan berkurung. Belia menyebutkan dalam bab
ini tiga ayat Al-Qur’an dan 2 hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam
yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik melalui dua jalur (muttashil
dan mu’allaq), dan Umar bin Khathab radhiyallahu ‘anhuma.
بسم الله الرحمن الرحيم
Dalam bab ini, syekh Muhammad bin Abdil
Wahhab rahimahullah menyebutkan 3 hadits yang menunjukkan larangan
seseorang berucap “Atas kehendak Allah dan kehendakmu”.
بسم الله الرحمن الرحيم
Imam Bukhari -rahimahullah- berkata:
بَابٌ: أَحَبُّ الدِّينِ إِلَى اللَّهِ
أَدْوَمُهُ
“Bab: Pelaksanaan agama yang paling
dicintai oleh Allah adalah yang konsisten”
Imam Bukhari ingin menegaskan dalam bab ini
bahwa kata iman terkadang dimaksudkan adalah amalan, karena agama yang dimaksud
dalam hadits ini adalah amalan, dan agama sesungguhnya adalah Islam, dan Islam
yang hakiki semakna dengan Iman.