Senin, 24 Oktober 2022

Syarah Kitab Tauhid bab (55); Larangan menolak permintaan orang yang menyebut nama Allah

بسم الله الرحمن الرحيم

Dalam bab ini, syekh Muhammad bin Abdil Wahhab rahimahullah menyebutkan 1 hadits yang menunjukkan larangan menolak permintaan orang yang menyebut nama Allah ‘azza wajalla.

Rabu, 19 Oktober 2022

Kitab Ar-Riqaq, bab 01; Tidak ada kehidupan kecuali kehidupan akhirat

بسم الله الرحمن الرحيم

Imam Bukhari rahimahullah berkata:

كِتَابُ الرِّقَاقِ

“Kitab: Pelunak-pelunak hati”

"بَابٌ: لاَ عَيْشَ إِلَّا عَيْشُ الآخِرَةِ"

“Bab: Tidak ada kehidupan kecuali kehidupan akhirat”

Judul bab ini adalah pengalan salah satu hadits yang akan disebutkan oleh imam Bukhari dalam bab ini, semuanya ada 3 hadits, dari Ibnu ‘Abbas, Anas bin Malik, dan Sahl bin Sa’ad As-Sa’idiy radhiyallahu ‘anhum.

Senin, 17 Oktober 2022

Syarah Kitab Tauhid bab (54); Larangan mengucapkan: “Abdi atau amati (hambaku)”

بسم الله الرحمن الرحيم

Dalam bab ini, syekh Muhammad bin Abdil Wahhab rahimahullah menyebutkan 1 hadits yang menunjukkan larangan mengucapkan: “Abdi atau amati (hambaku)”.

Kamis, 06 Oktober 2022

Daftar judul bab kitab Al-Iman dalam Shahih Bukhari

بسم الله الرحمن الرحيم

Kitab Iman dalam Shahih Bukhari terdiri dari 43 judul bab:

Bab (01); “Islam dibangun atas lima (rukun)”

https://umar-arrahimy.blogspot.com/2021/10/kitab-iman-bab-01-islam-dibangun-atas.html

Bab (2): “Do’a kalian adalah iman kalian, karena firman Allah ‘azza wajalla: {Katakanlah (kepada orang-orang musyrik): "Tuhanku tidak mengindahkan kamu (dengan siksaanNya), seandainya bukan karena ibadatmu"} [Al-Furqaan: 77], dan makna do’a dalam bahasa Arab adalah iman”.

https://umar-arrahimy.blogspot.com/2021/11/kitab-iman-bab-02-03-04-dan-05-perkara.html

Rabu, 05 Oktober 2022

Kitab Iman bab 43; Agama adalah kebaktian

بسم الله الرحمن الرحيم

Imam Bukhari -rahimahullah- berkata:

بَابُ قَوْلِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: " الدِّينُ النَّصِيحَةُ: لِلَّهِ وَلِرَسُولِهِ وَلِأَئِمَّةِ المُسْلِمِينَ وَعَامَّتِهِمْ "

"Bab: Sabda Nabi ﷺ: Agama adalah kebaktian; Untuk Allah, Rasul-Nya, dan para pemimpin kaum muslimin (ulama dan umara'), serta kaum awam mereka."

Senin, 03 Oktober 2022

Syarah Kitab Tauhid bab (53); Berdo’a dengan ucapan “Ya Allah ampunilah aku jika Engkau menghendaki”

بسم الله الرحمن الرحيم

Dalam bab ini, syekh Muhammad bin Abdil Wahhab rahimahullah menyebutkan 1 hadits yang menunjukkan larangan berdo’a dengan ucapan “Ya Allah ampunilah aku jika Engkau menghendaki”.

Kamis, 29 September 2022

Kitab Iman bab 42; Amalan tergantung niat dan tujuan, serta setiap orang mendapatkan sesuai dengan yang diniatkannya

بسم الله الرحمن الرحيم

Imam Bukhari -rahimahullah- berkata:

بَابٌ: مَا جَاءَ إِنَّ الأَعْمَالَ بِالنِّيَّةِ وَالحِسْبَةِ، وَلِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى

“Bab: Bahwa amalan tergantung niat dan tujuan, serta setiap orang mendapatkan sesuai dengan yang diniatkannya”

Selasa, 27 September 2022

Syarah Riyadhushalihin Bab (11) Mujahadah (hadits 8-17)

بسم الله الرحمن الرحيم

Hadits kedelapan:

8/102-الثامن: عن أبي عبد اللَّه حُذَيْفةَ بنِ اليمانِ، رضي اللَّهُ عنهما، قَالَ: صَلَّيْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم ذَاتَ ليْلَةٍ، فَافَتَتَحَ الْبقرة، فقُلْت يرْكَعُ عِندَ المائة، ثُمَّ مَضَى، فَقُلْت يُصلِّي بِهَا في رَكْعةٍ، فَمَضَى فَقُلْت يَرْكَع بهَا، ثمَّ افْتتَح النِّسَاءَ، فَقَرأَهَا، ثمَّ افْتتح آلَ عِمْرانَ فَقَرَأَهَا، يَقْرُأُ مُتَرَسِّلاً إذَا مرَّ بِآيَةٍ فِيها تَسْبِيحٌ سَبَّحَ، وإِذَا مَرَّ بِسْؤالٍ سَأل، وإذَا مَرَّ بِتَعَوذٍ تَعَوَّذَ، ثُمَّ رَكَعَ فَجعل يقُول: "سُبحانَ رَبِّيَ الْعظِيمِ"، فَكَانَ ركُوعُه نحْوا مِنْ قِيامِهِ، ثُمَّ قَالَ: "سمِع اللَّهُ لِمن حمِدَه، ربَّنا لك الْحمدُ"، ثُم قَام قِياماً طوِيلاً قَريباً مِمَّا ركَع، ثُمَّ سَجَدَ فَقالَ: "سُبْحَانَ رَبِّيَ الأعلَى" فَكَانَ سُجُوده قَرِيباً مِنْ قِيامِهِ". رواه مسلم.

Dari Abu Abdillah Hudzaifah bin Al-Yaman radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata; Pada suatu malam, saya shalat (Qiyamul Lail) bersama Rasulullah ﷺ, lalu beliau mulai membaca surah Al-Baqarah. Kemudian saya pun berkata (dalam hati bahwa beliau) akan rukuk pada ayat yang keseratus. Kemudian (seratus ayat pun) berlalu, lalu saya berkata (dalam hati bahwa) beliau akan shalat dengan (surat itu) dalam satu rakaat. Namun (surah Al-Baqarah pun) berlalu, maka saya berkata (dalam hati bahwa) beliau akan segera sujud. Ternyata beliau melanjutkan dengan mulai membaca surah An Nisa` hingga selesai membacanya. Kemudian beliau melanjutkan ke surah Ali 'Imran hingga selesai hingga beliau selesai membacanya. Bila beliau membaca ayat tasbih, beliau bertasbih dan bila beliau membaca ayat yang memerintahkan untuk memohon, beliau memohon, dan bila beliau membaca ayat ta'awwudz (ayat yang memerintahkan untuk memohon perlindungan) beliau memohon perlindungan. Kemudian beliau rukuk. Dalam rukuk, beliau membaca, "SUBHAANA RABBIYAL 'AZHIIM (Maha suci Tuhanku yang Maha agung)." Dan lama beliau rukuk hampir sama dengan berdirinya. Kemudian beliau membaca, "SAMI'ALLAHU LIMAN HAMIDAH (Maha Mendengar Allah akan orang yang memuji-Nya)." Kemudian beliau berdiri dan lamanya berdiri lebih kurang sama dengan lamanya rukuk. Sesudah itu beliau sujud, dan dalam sujud beliau membaca, "SUBHAANA RABBIYAL A'LAA (Maha suci Tuhanku Yang Maha tinggi)." Lama beliau sujud hampir sama dengan lamanya berdiri. [Diriwayatkan oleh Muslim]

Senin, 26 September 2022

Syarah Kitab Tauhid bab (52); Larangan mengucapkan “As-Salamu ‘alallah”

بسم الله الرحمن الرحيم

Dalam bab ini, syekh Muhammad bin Abdil Wahhab rahimahullah menyebutkan 1 hadits yang menunjukkan larangan mengucapkan “Assalamu ‘alallah” keselamatan untuk Allah ‘azza wajalla.

Diriwayatkan dalam shahih Bukhari dan Muslim, dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, ia berkata:

" كُنَّا إِذَا كُنَّا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيْ الصَّلاَةِ، قُلْنَا: السَّلاَمُ عَلَى اللهِ مِنْ عِبَادِهِ، السَّلاَمُ عَلَى فُلاَنٍ وَفُلاَنٍ، فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: لاَ تَقُوْلُوْا السَّلاَمُ عَلَى اللهِ، فَإِنَّ اللهَ هُوَ السَّلاَمُ "

“Ketika kami melakukan shalat bersama Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam kami pernah mengucapkan: “semoga keselamatan untuk Allah dari hamba-hambaNya, semoga keselamatan untuk si fulan dan si fulan”, maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: “Janganlah kamu mengucapkan:  “keselamatan semoga untuk Allah”, karena sesungguhnya Allah adalah (Maha pemberi keselamatan).

Sabtu, 24 September 2022

Syarah Riyadhushalihin Bab (11) Mujahadah (hadits 1-7)

بسم الله الرحمن الرحيم

Allah ta’aalaa berfirman:

{وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ} [العنكبوت:69]

Dan orang-orang yang berjihad (berusaha dengan sungguh-sungguh) untuk (mencari keridhaan) Kami, benar- benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik. [Al-'Ankabuut:69]